Penulis : Redaksi

Meminjam kalimat sahabat jauh Bertrand Russell:

“Jatuh cinta itu mudah. Bagian tersulitnya adalah menemukan orang yang tepat untuk dicintai.”


Oleh: Muhammad Nur Al Ala | Volunter Sekolah Inklusi Al Hikmah Salebboe

OPINI, SULENGKA.ID – BPVP Bantaeng, di bawah kepemimpinan Arsad, menghadirkan rasa manis di balik pahitnya peran negara dalam meningkatkan sumber daya manusia.

Melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, negara berupaya membobot kualitas sumber daya ketenagakerjaan dengan fokus pada pendidikan dan pelatihan vokasi yang bersifat reguler, Project Based Learning (PBL), serta Tailor Made Training (TMT).

BPVP Bantaeng Cetak Ribuan Alumni

Sepanjang tahun 2025, BPVP Bantaeng telah mencetak alumni pelatihan sebanyak 3.308 peserta, yang meliputi:

  •  Pelatihan Berbasis Kompetensi reguler boarding sebanyak 740 orang dan E-Training 32 orang;
  • Tailor Made Training sebanyak 1.456 orang;
  • Project Based Learning sebanyak 608 orang;
  • Pelatihan Koperasi Merah Putih sebanyak 472 orang.

Sebanyak 3.308 alumni tersebut telah mengantongi sertifikat kepesertaan pelatihan dari BPVP Bantaeng, yang menjadi tiket untuk mengikuti uji kompetensi sertifikasi keahlian oleh Badan Sertifikasi Nasional, yang penyelenggaraannya difasilitasi melalui BPVP Bantaeng.

Jenis Pelatihan

Adapun jenis pelatihan yang telah diikuti antara lain:

  • Pelatihan berbasis kompetensi meliputi bidang pertanian, bisnis dan manajemen, las, TIK, listrik, dan garmen;
  • Project Based Learning yang mencakup sistem irigasi otomatis, integrasi bangunan cerdas, optimalisasi pemasaran melalui media sosial, serta pemanfaatan tools Generative AI;
  • Tailor Made Training antara lain tata rias wajah, front office, dan welding 2F;
  • Pelatihan Koperasi Merah Putih yang diperuntukkan bagi penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor bisnis dan ketahanan pangan.

Capaian tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan maksimal sumber daya BPVP Bantaeng dalam menjalankan mandat negara di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Inovasi Program BPVP Bantaeng

Dalam mengembangkan peran strategis BPVP Bantaeng, Kepala Balai Arsad M. Si. memberi warna baru dengan meluncurkan inovasi program Wisata Vokasi BPVP Bantaeng.

Program ini menjadi sarana pengenalan BPVP kepada lembaga pendidikan negeri dan swasta serta masyarakat umum di wilayah kerja BPVP Bantaeng yang meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Kepulauan Selayar, Sinjai, Bone, dan Wajo.

Melalui program tersebut, BPVP Bantaeng membuka kunjungan ke sejumlah workshop, memperlihatkan fasilitas dan sistem pengelolaan pelatihan, serta menghadirkan ruang perjumpaan langsung dengan para instruktur.

BPVP Bantaeng Bentuk Forum Gen-Z

Selain itu, BPVP Bantaeng juga membentuk Forum Gen-Z yang dikemas dalam dialog akhir tahun dengan menghadirkan generasi muda dari kabupaten Bulukumba dan Bantaeng.

Tak hanya itu, ruang kerja sama dengan industri dan organisasi masyarakat sipil turut dibuka sebagai upaya memperluas jangkauan layanan di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran.


menjawab kerinduan angkatan kerja akan akses pengetahuan dan kecakapan hidup


Dengan langkah-langkah tersebut, Kepala Balai Vokasi Bantaeng sejatinya sedang menjawab kerinduan angkatan kerja akan akses pengetahuan dan kecakapan hidup, sekaligus menciptakan pilihan kualitas sumber daya manusia yang layak dicintai dan diperjuangkan.(Sumber: Dokumen BPVP Bantaeng Tahun 2025) **