SULENGKA.ID, BULUKUMBA — Perkembangan pembangunan Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf mendapat apresiasi dari Anggota DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras. Ia menilai perubahan yang terjadi dari tahun ke tahun menunjukkan kemajuan daerah yang semakin baik.
Pernyataan tersebut disampaikan Iwan Darmawan saat menghadiri malam penutupan Festival Pinisi XVI Tahun 2026 di Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (17/10/2026).
Dalam sambutannya, Iwan menyebut Andi Muchtar Ali Yusuf, yang akrab disapa Andi Utta, bukan sekadar kepala daerah, melainkan juga sahabat sekaligus sosok kakak baginya.
“Bupati Bulukumba adalah sahabat saya, kakak saya. Masyarakat bisa melihat hasilnya hari ini. Masyarakat bisa melihat perubahan dan pembangunan dari tahun ke tahun di Kabupaten Bulukumba yang semakin baik,” ungkap Iwan Darmawan.
Suasana penutupan festival semakin meriah ketika Iwan Darmawan dan Andi Utta berduet menyanyikan sebuah lagu di hadapan para tamu undangan.
Iwan juga mengungkapkan bahwa pada awalnya Andi Utta tidak berniat maju sebagai calon Bupati Bulukumba. Namun, dirinya bersama pihak lain mendorong Andi Utta untuk mengikuti kontestasi Pilkada hingga akhirnya memimpin Bulukumba selama dua periode.
Sebagai wakil rakyat di Senayan, Jakarta, Iwan menegaskan komitmennya untuk ikut mendukung pembangunan daerah melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten.
“Apa yang disampaikan tadi oleh Pak Bupati, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk berkontribusi dalam memaksimalkan pembangunan di Kabupaten Bulukumba. Saya adalah salah satu wakil Bapak dan Ibu semua di Senayan Jakarta,” katanya.
Menurut Iwan, kerja sama antara pemerintah daerah dan perwakilan rakyat di tingkat pusat perlu terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Tak hanya menyoroti pembangunan infrastruktur dan kemajuan daerah, Iwan juga menaruh perhatian pada keberlanjutan Festival Pinisi sebagai agenda penting dalam menjaga identitas budaya maritim Bulukumba.
Ia mengingatkan bahwa Pinisi merupakan warisan budaya yang telah mendapat pengakuan internasional melalui UNESCO. Karena itu, penyelenggaraan festival harus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk merawat tradisi leluhur sekaligus memperkenalkannya kepada generasi mendatang.
“Festival Pinisi XVI ini dilaksanakan untuk betul-betul menjaga budaya kita. Warisan budaya takbenda yang kita miliki sudah diakui dunia oleh UNESCO. Ini menjadi kebanggaan yang harus terus kita jaga,” ujarnya.
Iwan berharap kegiatan tersebut juga mampu menciptakan peluang ekonomi bagi warga, terutama melalui pengembangan ekonomi kreatif, sektor pariwisata, dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kita juga berharap Festival Pinisi ini dapat menggerakkan dan menumbuhkan perekonomian, ekonomi kreatif, dan UMKM di Kabupaten Bulukumba,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dalam sambutannya menegaskan bahwa capaian pembangunan daerah tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk kontribusi Iwan Darmawan Aras yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi V DPR RI.
Andi Utta turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan Festival Pinisi XVI Tahun 2026. Ucapan terima kasih diberikan kepada panitia, jajaran pemerintah daerah, pihak swasta, sponsor, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh elemen yang telah bekerja sama menyukseskan rangkaian acara hingga malam penutupan.
Menurutnya, keberhasilan festival tidak bisa dilepaskan dari semangat gotong royong. Keterlibatan berbagai unsur menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mengangkat kebudayaan lokal, tetapi juga mendukung kemajuan daerah.
“Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para sponsor dan semua yang telah berkontribusi. Alhamdulillah, seluruh rangkaian Festival Pinisi XVI Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar dan sukses hingga malam penutupan ini,” ungkapnya.
Bupati menambahkan, kebersamaan antara pemerintah, sektor swasta, tokoh masyarakat, dan generasi muda harus terus dipelihara. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan modal penting untuk mendorong pembangunan Bulukumba secara berkelanjutan.
Semangat kerja sama itu diharapkan tidak berhenti setelah festival berakhir, tetapi juga diwujudkan dalam pengembangan pariwisata, pelestarian budaya, pembangunan daerah, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Festival Pinisi XVI Tahun 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya bahari Bulukumba kepada khalayak luas. Lebih dari sekadar perayaan tahunan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk menjaga warisan leluhur sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.
Dengan menggabungkan pelestarian budaya, promosi pariwisata, dan pengembangan ekonomi kreatif, Festival Pinisi diharapkan semakin memperkuat posisi Bulukumba sebagai daerah yang identik dengan tradisi maritim dan mahakarya perahu Pinisi.
