SULENGKA.ID BULUKUMBA — Sebanyak 36 tim dari tingkat SMA, SMK, dan MA ambil bagian dalam Liga Pelajar Indonesia (LPI) yang resmi bergulir di Stadion Mini Bulukumba, Selasa sore, 1 September 2026.

Pembukaan kompetisi sepak bola pelajar tersebut turut dihadiri Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto A.W., S.I.K., S.H., M.Si. Selain itu, hadir pula Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan H. Arafah, S.Pd., M.Pd., Asisten II Bupati Bulukumba A. H. Kahal Daud yang mewakili Bupati Bulukumba, Kadisparpora Bulukumba Hj. Hamrina Andi Muri, S.Pd., M.Si., Ketua PSSI Bulukumba, Ketua Umum KONI Bulukumba, Kapolsek Ujung Bulu Iptu Rudi Adri Purwanto, S.H., dan sejumlah undangan lainnya.

Kapolres Bulukumba memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan LPI. Ia menilai kompetisi antarpelajar tersebut dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menyalurkan minat di bidang olahraga, terutama sepak bola.

“Saya selaku Kapolres Bulukumba tentu sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Liga Pelajar Indonesia ini. Semoga menjadi kegiatan yang positif dan dapat terus ditingkatkan ke depannya,” ujar AKBP Stephanus Luckyto.

Menurutnya, keikutsertaan 36 tim dari Bulukumba dan sejumlah daerah lainnya menjadi kesempatan berharga bagi para pemain muda untuk menguji kemampuan dalam sebuah kompetisi.

Kapolres mengingatkan peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Sikap sportif, permainan yang sehat, serta hubungan baik antarpemain juga harus menjadi bagian penting selama kompetisi berlangsung.

“Manfaatkan event ini dengan sebaik-baiknya. Junjung tinggi sportivitas dan raih prestasi. Yang paling penting bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana membangun keakraban, silaturahmi dan saling menguatkan antarpencinta sepak bola,” tuturnya.

Ia berharap LPI mampu menjadi salah satu jalur pembinaan pemain muda sehingga potensi yang dimiliki para pelajar dapat terus diasah dan berkembang hingga mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

“Kita berharap dari kegiatan ini lahir talenta-talenta muda dan bibit sepak bola yang berprestasi serta mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

AKBP Stephanus Luckyto juga menilai aktivitas olahraga yang melibatkan kalangan pelajar memiliki manfaat lebih luas. Selain membangun karakter dan kedisiplinan, kegiatan semacam ini dapat mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang produktif sehingga turut menekan potensi kenakalan remaja.

Dukungan terhadap pelaksanaan kompetisi juga diberikan dari sisi keamanan. Polres Bulukumba memastikan kesiapan personelnya untuk melakukan pengawalan selama seluruh rangkaian LPI berlangsung.

“Mari kita berdoa dan berharap bersama agar seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Polres Bulukumba siap mendukung, mengawal dan memberikan pengamanan selama kegiatan berlangsung hingga selesai,” pungkasnya.

Seremoni pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh A. H. Kahal Daud. Setelah itu, kompetisi langsung dilanjutkan dengan laga perdana yang mempertemukan SMK 11 dengan SMA 15 Kabupaten Bulukumba.

LPI diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi perebutan gelar juara. Ajang ini juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun karakter sportif, serta memperluas silaturahmi antarpelajar melalui olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *