SULENGKA, MAKASSAR — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Bantaeng. Dua perwakilan daerah tersebut berhasil mencuri perhatian dalam ajang Puncak Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) GenRe Provinsi Sulawesi Selatan 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara puncak yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Salah satu capaian terbaik diraih Sulis Windarti. Siswi SMAN 5 Bantaeng itu sukses menempati posisi Juara 2 Putri Duta GenRe tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara itu, prestasi lainnya datang dari Muhammad Naufal Fayyath. Siswa SMK 5 Bantaeng tersebut berhasil menembus jajaran Top 5 finalis Putra Duta GenRe Sulsel 2026.
Keberhasilan kedua pelajar ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bantaeng sekaligus menunjukkan potensi generasi muda daerah dalam bidang kreativitas, kepemimpinan, dan edukasi remaja.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) turut memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi para peserta. Dinas tersebut saat ini dipimpin Fiqih Seftiriyanti.
ADUJAK GenRe Jadi Ruang Pengembangan Potensi Remaja
Puncak ADUJAK GenRe Sulawesi Selatan 2026 mengangkat tema “ASKARA: Dari Ragam Potensi Menuju Satu Gerakan Generasi Muda Sulawesi Selatan untuk Bertumbuh, Berkarya, dan Berdampak”.
Kegiatan ini menjadi wadah penghargaan sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta peran aktif dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui ajang tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
Lebih jauh, ADUJAK GenRe diharapkan melahirkan figur remaja inspiratif yang dapat menjadi motivator, teladan, sekaligus panutan bagi generasi seusianya.
Para Duta GenRe juga diharapkan berperan aktif menyebarluaskan edukasi, konseling, dan advokasi sebaya mengenai Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR).
Materi edukasi tersebut mencakup pencegahan pernikahan dini, perilaku seks bebas, serta penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).
Capaian Sulis Windarti dan Muhammad Naufal Fayyath diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar Bantaeng lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, berani berkompetisi, serta menghadirkan prestasi yang membanggakan daerah.
