SULENGKA, BULUKUMBA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas terus dilakukan jajaran Polres Bulukumba. Memasuki hari kedelapan Operasi Patuh Pallawa 2026, polisi turun langsung ke sejumlah ruas jalan untuk mengingatkan pengendara agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan.
Kegiatan edukasi tersebut berlangsung pada Senin (2/11/2026), dengan menyasar dua titik strategis di Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Lokasi pertama berada di Jalan Lanto Dg. Pasewang, Kelurahan Caile, kemudian dilanjutkan di Jalan Dato’ Tiro, Kelurahan Ela-Ela.
Dalam kegiatan itu, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulukumba tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga membagikan stiker Operasi Patuh Pallawa 2026 kepada para pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP H. M. Nawir, menjelaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi salah satu upaya yang dikedepankan selama pelaksanaan operasi. Personel diarahkan untuk melakukan sosialisasi dan pencegahan guna membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.
Dalam sosialisasi tersebut, pengemudi mobil dan kendaraan roda empat lainnya diingatkan untuk selalu mengenakan sabuk pengaman selama perjalanan.
Sementara itu, pengendara sepeda motor diminta menggunakan helm berstandar Nasional Indonesia (SNI). Polisi juga mengingatkan pentingnya memastikan tali pengikat helm terpasang dengan benar agar dapat memberikan perlindungan maksimal.
Pembagian stiker kepada pengendara roda dua maupun roda empat menjadi bagian dari kampanye keselamatan tersebut. Melalui cara ini, kepolisian berharap pesan tertib berlalu lintas dapat semakin mudah diterima dan diingat masyarakat.
AKP H. M. Nawir juga mengingatkan bahwa Operasi Patuh Pallawa 2026 berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 27 Oktober hingga 8 November 2026. Dalam pelaksanaannya, terdapat delapan sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi perhatian petugas.
“Melalui operasi ini, kami berharap masyarakat semakin meningkatkan kepatuhan dan kesadaran akan pentingnya mematuhi rambu-rambu serta peraturan lalu lintas. Keselamatan harus menjadi kebutuhan bersama, demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tutupnya.
Polres Bulukumba turut mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam menciptakan budaya berkendara yang aman. Pengendara diimbau memastikan kelengkapan dokumen kendaraan, menaati rambu-rambu, serta mematuhi seluruh ketentuan lalu lintas.
Melalui Operasi Patuh Pallawa 2026, kepolisian berharap kesadaran berlalu lintas tidak hanya meningkat selama operasi berlangsung, tetapi juga menjadi kebiasaan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
