SULENGKA, BULUKUMBA — Upacara bendera di SMAN 1 Bulukumba, Senin (26/10/2026), menjadi momentum bagi Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto, A.W., S.I.K., S.H., M.Si., untuk menyampaikan pesan penting tentang pendidikan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Upacara diikuti kepala sekolah, jajaran dewan guru, serta para siswa dan siswi SMAN 1 Bulukumba.
Di hadapan peserta upacara, Kapolres mengajak para pelajar memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya belajar dengan tekun, menghormati orang tua dan guru, serta menghindari pergaulan dan tindakan yang berpotensi merugikan masa depan.
Menurutnya, kesuksesan membutuhkan proses yang tidak selalu mudah. Perjuangan, pengorbanan, disiplin, dan ketekunan menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih cita-cita.
“Menjalani proses itu tidak selalu menyenangkan. Ada perjuangan, ada pengorbanan, dan tentu melelahkan. Namun, yang menyenangkan adalah hasil dari proses yang kita jalani dengan sungguh-sungguh,” ungkap Kapolres memberikan motivasi.
Ia juga mengingatkan bahwa masa tiga tahun di bangku SMA merupakan kesempatan berharga bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Kapolres menegaskan, pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian akademik. Sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian, menumbuhkan kedisiplinan, serta mengajarkan kepedulian terhadap sesama.
“Galilah ilmu sedalam mungkin, bentuklah karakter sekuat mungkin, dan tanamkan nilai-nilai kemanusiaan. Sekolah itu bukan hanya untuk mencari ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan,” pesannya.
Kapolres Ingatkan Siswa agar Tidak Mengecewakan Orang Tua
Dalam arahannya, Kapolres mengajak para pelajar mempertimbangkan dampak setiap tindakan sebelum mengambil keputusan. Ia mengingatkan bahwa orang tua turut merasakan akibat dari perilaku anak, terutama jika terlibat dalam pelanggaran yang berujung pada masalah di sekolah maupun lingkungan masyarakat.
Ia meminta para siswa menjadikan pengorbanan orang tua sebagai motivasi untuk berperilaku baik dan bertanggung jawab.
“Ketika kalian ingin melakukan hal-hal negatif, ingatlah orang tua di rumah. Mereka yang akan ikut merasakan beban dan kesedihan jika kalian melakukan pelanggaran hingga dikeluarkan dari sekolah atau terjerumus dalam perbuatan yang merugikan diri sendiri,” tegasnya.
Kapolres secara khusus menyoroti bahaya penyalahgunaan narkoba, tindakan bullying atau perundungan, serta kenakalan remaja lainnya. Menurutnya, perilaku tersebut harus dihindari karena dapat mengganggu proses pendidikan dan menghambat pencapaian cita-cita.
“Kalian ingin membuat orang tua bahagia atau justru bersedih karena perbuatan kalian? Tentu kita semua ingin membahagiakan orang tua. Karena itu, ingatlah mereka di rumah. Hindari kenakalan, jauhi narkoba, jangan melakukan bullying, dan jangan terlibat dalam hal-hal negatif lainnya,” pesannya.
Bagikan Pesan Orang Tua sebagai Pedoman Hidup
Selain memberikan nasihat mengenai kedisiplinan dan pergaulan, Kapolres turut membagikan pengalaman pribadi tentang pesan sederhana yang pernah disampaikan orang tuanya.
Pesan tersebut, menurutnya, terus dipegang sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Nasihat singkat itu menjadi pengingat untuk menjaga perilaku, menghormati orang lain, dan berusaha mencapai keberhasilan melalui cara yang benar.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menginspirasi siswa SMAN 1 Bulukumba agar tetap bersemangat mengejar cita-cita, menjaga nama baik keluarga dan sekolah, serta tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat dan rasa tanggung jawab.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pendekatan edukatif Polres Bulukumba kepada kalangan pelajar. Melalui penyampaian pesan secara langsung di lingkungan sekolah, kepolisian mendorong peningkatan kesadaran hukum sejak dini, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta penolakan terhadap segala bentuk perundungan.
Kapolres berharap para siswa mampu mengisi masa muda dengan aktivitas yang bermanfaat, terus meningkatkan prestasi, dan membangun kebiasaan positif demi masa depan yang lebih baik.
Dengan demikian, para pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan keluarga, berkontribusi bagi masyarakat, dan bertanggung jawab terhadap negara.
