BULUKUMBA, SULENGKA.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bulukumba mulai memperkuat kualitas kader melalui pendidikan politik yang menyasar generasi muda. Puluhan peserta mengikuti Sekolah Kader Perubahan (SKP) yang berlangsung di Kantor DPC PKB Bulukumba, Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Sabtu (24/10/2026).
Program kaderisasi yang digagas Ketua DPC PKB Bulukumba, Fahidin HDK, M.M., ini menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan kader yang memiliki pemahaman politik, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Fahidin menilai, pendidikan politik merupakan kebutuhan penting yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai politik perlu diperluas agar masyarakat, terutama generasi muda, dapat mengambil peran secara sadar dalam proses demokrasi.
“Politik itu adalah sebuah keniscayaan. Justru karena itu, pendidikan dan pemahaman politik harus masif di masyarakat,” kata Fahidin di sela-sela kegiatan.
Ia menegaskan, generasi muda menjadi salah satu sasaran utama program tersebut karena memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan bangsa ke depan. Menurutnya, pembekalan politik sejak dini diperlukan agar anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab.
“Masa depan sebuah negara dapat dilihat dari bagaimana perilaku anak muda. Karena itu, generasi muda harus dibekali pemahaman politik yang baik,” ujar Ketua DPC PKB Bulukumba tersebut.
Selama pelaksanaan SKP, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai ideologi partai, wawasan kebangsaan, pendidikan politik, hingga pengembangan kemampuan kepemimpinan.
Proses pembelajaran dipandu instruktur bersertifikasi yang dikirim langsung oleh Lembaga Kaderisasi Nasional Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Kehadiran instruktur tersebut diharapkan dapat memastikan peserta memperoleh materi kaderisasi secara terarah dan berkualitas.
Melalui program ini, PKB Bulukumba menargetkan lahirnya kader-kader muda yang tidak hanya memahami ideologi dan dinamika politik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memimpin serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Sekolah Kader Perubahan sekaligus menjadi bagian dari upaya partai dalam memperkuat fondasi organisasi melalui pembinaan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
