SULENGKA.ID, DAERAH — Hujan es adalah fenomena alam yang terjadi ketika butiran-butiran es jatuh dari awan ke permukaan bumi. Pada Jumat (1/11/24) fenomena tersebut terjadi di Desa Tamaona Kecamatan Kindang Kabupaten Bulukumba Sulsel.
Proses terjadinya hujan es di mulai di atmosfer, terutama di awan Cumulonimbus yang cukup tinggi dan tebal, yang sering terbentuk pada kondisi cuaca ekstrem atau pada saat terjadi aktivitas badai petir.
Pembentukan Awan
Proses ini dimulai dengan penguapan air dari permukaan bumi, baik dari laut, sungai, danau, atau permukaan tanah. Uap air ini akan naik ke lapisan atmosfer karena pengaruh panas matahari. Pada ketinggian tertentu, uap air mendingin dan berubah menjadi tetesan-tetesan air, membentuk awan. Dalam kondisi cuaca ekstrem, awan Cumulonimbus dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian yang sangat tinggi, tempat suhu udara sangat rendah.
Pembekuan Tetesan Air
Di bagian atas awan Cumulonimbus yang sangat tinggi, suhu udara bisa turun hingga di bawah titik beku. Di sinilah tetesan-tetesan air yang terbawa ke atas oleh arus udara naik (updraft) mulai membeku dan membentuk kristal-kristal es kecil.
Proses Penumpukan dan Pembekuan Berlapis
Kristal es yang terbentuk ini kemudian terjebak dalam arus udara di dalam awan, yang terus membawa mereka naik dan turun. Ketika terbawa naik ke lapisan yang lebih tinggi, mereka mendapatkan lapisan baru air yang kembali membeku di permukaannya. Proses ini berulang berkali-kali, sehingga butiran es semakin besar dan berat karena penambahan lapisan es berulang-ulang.
Turunnya Butiran Es
Ketika butiran es sudah cukup besar dan berat, arus udara di dalam awan tidak lagi mampu menahannya, dan akhirnya butiran es jatuh ke permukaan bumi. Proses ini menghasilkan hujan es yang jatuh dalam bentuk butiran es berbagai ukuran, mulai dari yang kecil hingga sebesar bola pingpong, tergantung pada intensitas badai dan ketinggian awan.
Dampak Hujan Es
Hujan es dapat menyebabkan berbagai dampak di permukaan bumi, mulai dari kerusakan tanaman pertanian, kendaraan, hingga bangunan. Oleh karena itu, hujan es termasuk dalam kategori fenomena cuaca ekstrem.
Informasi yang di himpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa fenomena hujan es ini merupakan fenomena biasa. Meski ini fenomena langka, namun tidak perlu khawatir berlebihan dengan adanya fenomena hujan es ini.

