SULENGKA.ID, DAERAH — Koordinator Daerah (Korda) Kerukunan Wargi Sunda (KWS) Bulukumba di kukuhkan. Pemda Bulukumba mengajak warga sunda untuk berpartisipasi pada tiap festival di Kabupaten berjuluk Panrita Lopi ini.
Pengukuhan yang berlangsung di Toddopuli Green Land Bulukumba, Sabtu, 3 Januari 2026 itu di hadiri oleh Kepala Kesbangpol, Ahmad Arfan, Kepala DPMTSP Bulukumba, Andi Ashadi, Camat Ujungbulu, Lurah Kalumeme dan Kerukunan Keluarga Jawa (KKJ) Bulukumba serta Korda KWS dari berbagai daerah di Sulselbar.
Ratusan warga sunda memadati Toddopuli Green Land dengan memakai ikat kepala khas sunda. Kegiatan itu di buka dengan lantunan sholawat.
Pada momen pengukuhan itu, Koordinator KWS Sulselbar Gungun Gunawan, mengatakan bahwa warga Sunda harus melestarikan bahasa Sunda di manapun itu.
“Jangan sampai anak cucu kita melupakan seni dan budaya Sunda. Kita ini harus menjaga persatuan dan kekompakan. Kita juga harus jalan beriringan dengan suku lain, yakni suku Bugis Makassar jika kita di Bulukumba,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Bulukumba, Ahmad Arfan pada saat menyampaikan sambutan, mengenalkan perahu pinisi sebagai salah satu budaya di Bulukumba.
Selain itu, ia juga mengajak warga Sunda, khususnya KWS untuk berpartisipasi dalam tiap festival yang digelar oleh Pemda Bulukumba.
“Warga Sunda juga harus ikut terlibat dalam festival yang kami gelar nantinya. Jangan mau kalah dengan Kerukunan Keluarga Jawa (KKJ). Warga Sunda juga harus mengenalkan budayanya di Bulukumba sebagai bentuk keberagaman kita,” Ungkap dia.
Sementara itu Ketua Korda KWS Bulukumba, Abdul Hamid Alkusairi menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan seluruh potensi yang ada untuk membuat warga sunda bersatu.
“Insyaallah KWS Bulukumba bisa, dan pasti bisa Ngahiji (bersatu),” Kata dia.
