Ia juga meminta para kepala OPD yang baru untuk bekerja secara profesional, membangun kerja tim yang solid, serta menghadirkan kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Indikator utama jabatan bukanlah atribut atau fasilitas, tetapi kinerja dan prestasi. Aparat pemerintah harus responsif dan proaktif, tidak menunggu persoalan menjadi besar atau viral baru bertindak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa tahun anggaran 2026 menuntut efisiensi dan ketepatan dalam pengelolaan anggaran, seiring adanya kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.
Olehnya itu, para kepala OPD diminta untuk lebih fokus pada program prioritas, serta selektif dan bijak dalam penggunaan anggaran, termasuk perjalanan dinas. Selain itu, seluruh perangkat daerah juga didorong untuk membangun budaya hemat energi dalam penggunaan BBM, listrik, dan air.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menanamkan jiwa pengabdian yang tulus, menjaga integritas, memperkuat sinergi, serta terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
