Daerah, Pelitarakyat.id — Dampak cuaca ekstrim El Nino membawa dampak kesulitan air bersih, kebakaran hutan dan lahan, gagal panen serta turunnya produksi pangan.
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bulukumba diharap lebih fokus pada penanganan dampak El Nino. Hal tersebut diungkapkan Legislator Partai Golkar Bulukumba, Juandy Tandean, Senin, 9 Oktober 2023.
Menurut Juandy, Pemerintah Provinsi Sulsel telah mengeluarkan surat imbauan nomor 338/11873/BPBD yang ditujukan pada Pemda se-Sulsel untuk melakukan langkah antisipatif.
“Ini penting untuk ditindaklanjuti jajaran pemda. Karena hari ini saja, lebih dari 1 lokasi kebakaran dan hampir setiap hari terjadi kebakaran di Kabupaten Bulukumba,” ungkap dia.
Titik kebakaran tersebut terjadi di Desa Salemba Kecamatan Ujungloe dan Desa Benteng Gantarang Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba.
Juandy menyebutkan bahwa pihaknya mendorong agar anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dari APBD bisa membantu para korban kebakaran.
“Karena melihat status dari cuaca extreem El Nino sudah ditingkatkan menjadi status kedaruratan,” tutup dia.
Saat ini, BPBD, Damkar dan Satpol PP juga tengah intens melakukan suplai air bersih pada warga di Kabupaten Bulukumba.
Sekadar diketahui, poin langkah antisipatif dari surat Pemprov Sulsel tersebut yakni:
1. Agar dalam penyusunan APBD, Kepala Daerah menambah alokasi anggaran BTT dalam rangka mengatasi persoalan kedaruratan serta hal mendesak lainnya di wilayah masing-masing.
2. Agar Kepala Daerah menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mengatasi kekurangan pasokan bahan pokok, pembuatan sumur bor sebagai alternatif penyediaan air bersih serta mencegah terjadinya gagal panen.
3. Agar melakukan mitigasi atau pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta pemukiman.

