SULENGKA.ID, DAERAH — Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, menghadiri acara Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba di Cafe Circle, Senin, 28 April 2025.
Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba menerima piagam penghargaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, yang ditandatangani langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Akbar Amnur, mewakili Kakanwil Ditjenpas Sulsel, dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Andi Edy Manaf.
Dalam sambutannya, Edy Manaf mengungkapkan kedekatannya dengan Lapas Kelas IIA Bulukumba, khususnya saat momentum Ramadan melalui kegiatan buka puasa bersama. Ia membuka sambutan dengan pantun yang mengundang tawa:
“Jalan-jalan ke Lapas, tapi jangan bermimpi jadi penghuni Lapas,” ujarnya.
Transformasi Lapas
Edy Manaf menegaskan bahwa esensi keberadaan Lapas telah mengalami transformasi. Lapas kini tidak lagi hanya sebagai tempat penghukuman, melainkan sebagai pusat pembinaan kemanusiaan agar warga binaan dapat kembali menjadi individu yang produktif di masyarakat setelah menjalani masa hukuman.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi dedikasi semua aparatur yang ada di Lapas Bulukumba. Semoga ke depan semakin humanis dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan,” kata Wabup dua periode ini.
Ia juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, mengingat bahayanya yang kini telah merambah hingga ke tingkat desa.
“Narkoba menjadi musuh bersama. Pencegahan narkoba adalah tanggung jawab kita semua,” tegas Edy Manaf.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Akbar Amnur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 61 tahun pemasyarakatan mencerminkan perjalanan panjang dari lembaga yang dulu di kenal sebagai penjara.
“Doakan kami agar Lapas Bulukumba bisa melayani warga binaan dengan lebih baik ke depan. Sehingga mereka dapat kembali berkontribusi positif di masyarakat,” ungkapnya.
Akbar juga melaporkan bahwa saat ini terdapat 510 warga binaan yang menjalani proses pembinaan di Lapas Bulukumba. Ia menekankan pentingnya dukungan dari Pemkab, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan untuk kelancaran tugas mereka.
“Kami berharap bisa memberikan kontribusi nyata, sekecil apa pun itu, untuk pembangunan Bulukumba,” tambahnya.
Dalam acara tersebut, Wakil Bupati Edy Manaf bersama Kalapas Akbar Amnur memotong tumpeng dan kue sebagai simbol tasyakuran. Selain itu, Wabup juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada para pegawai purnabakti Lapas Kelas IIA Bulukumba.
Acara tasyakuran ini turut di hadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

