SULENGKA.ID, MERDESA — Kepala Desa Padangloang, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, Andi Muhammad Rizal menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tradisi masyarakat sebagai bagian dari identitas budaya desa. Salah satu tradisi yang masih hidup dan dijaga hingga saat ini adalah pembacaan kitab Barzanji pada acara pernikahan warga.
Menurutnya, tradisi Barzanji bukan hanya sekadar ritual seremonial dalam adat pernikahan, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan sosial yang sangat penting bagi masyarakat Desa Padangloang.
“Tradisi Barzanji adalah bagian dari karakter dan budaya masyarakat kita. Di dalamnya ada nilai religius, ada penghormatan terhadap leluhur, dan ada penguatan tali silaturahmi antarwarga,” ujar Andi Muhammad Rizal.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya selalu berupaya hadir dan memberikan dukungan pada setiap kegiatan tradisi tersebut. Kehadiran pemerintah desa, kata dia, menjadi bentuk perhatian sekaligus dorongan agar masyarakat tetap bangga dan menjaga warisan budaya.
“Kegiatan seperti ini tidak boleh hilang. Jika tradisi tetap dijaga, maka keakraban warga pun akan semakin kuat. Itulah alasan kami selalu memberi support,” tegasnya.
Andi Muhammad Rizal berharap pelestarian tradisi tidak hanya dilakukan dalam momentum tertentu, tetapi menjadi kesadaran kolektif masyarakat agar kekayaan budaya lokal tetap terjaga hingga generasi berikutnya.
“Kita ingin anak cucu kita nanti tetap mengenal tradisi Barzanji sebagai bagian dari warisan kearifan lokal di Desa Padangloang,” tutupnya.
