SULENGKA.ID, BULUKUMBA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan usaha mikro. Salah satunya melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD) yang menawarkan pembiayaan produktif tanpa bunga bagi mustahik.
Sosialisasi program tersebut digelar di Kantor Lurah Borongrappoa, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan akses permodalan sekaligus pendampingan usaha bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha mikro.
Pimpinan BAZNAS Bulukumba Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Muhammad Yusuf Sandy, menjelaskan bahwa BMD dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil, khususnya mustahik, memperoleh tambahan modal dengan skema qardul hasan atau pembiayaan tanpa bunga.
Menurutnya, program tersebut tidak berhenti pada pemberian modal. Penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan secara berkala agar mampu mengelola dan mengembangkan usahanya secara mandiri.
Pendampingan mencakup sejumlah aspek, mulai dari pemasaran, pengelolaan keuangan, hingga pengembangan produk. Peserta juga mengikuti pertemuan rutin atau temu mitra sebagai ruang untuk berkonsultasi sekaligus mengevaluasi perkembangan usaha.
Program BMD diharapkan dapat menjadi salah satu jalan bagi mustahik untuk meningkatkan pendapatan, memperkuat usaha, dan secara bertahap membangun kemandirian ekonomi.
Lurah Borongrappoa, Supriadi, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia berharap kehadiran program BMD dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro di wilayahnya.
“Semoga bisa memajukan UMKM di Borongrappoa,” ujar Supriadi.
Melalui program ini, BAZNAS Bulukumba tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan, tetapi juga membangun ekosistem pendampingan agar pelaku usaha mampu bertumbuh secara berkelanjutan.
