SULENGKA.ID, NEWS — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bulukumba menjalin kerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng pada pelatihan tailor made training garmen apparel atau menjahit pakaian dengan mesin. Selasa, 7 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung PKK Bulukumba itu di hadiri Kepala BPVP Bantaeng, Arsad, Ketua PKK Bulukumba, Herfida Attas, Ketua Baznas Bulukumba, H. Kamaruddin Hambali dan Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Muhammad Yusuf Sandy.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Bulukumba, H. Kamaruddin Hambali mengatakan bahwa pihaknya selalu terbuka untuk membangun kolaborasi dengan lembaga dan personal untuk membuka peluang baik.
“Kita menjalin kerjasama dengan BPVP Bantaeng. Hari ini kita menggelar pelatihan menjahit. Tentu ini menjadi peluang baik untuk kita bersama karena mereka akan di dampingi oleh BPVP Bantaeng hingga mahir,” kata dia.
Sementara itu, Kepala BPVP Bantaeng, Arsad menjelaskan bahwa pihaknya akan membersamai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba.
“Mari kita bantu Bupati kita untuk pelayanan baik bagi masyarakat. Terutama yang berbasis kompetensi. Tujuannya untuk akselerasi peningkatan skill bagi masyarakat. Mari kita ubah pola pikir. Kita harus berusaha, dari menerima bantuan menjadi pemberi (Berinfak di Baznas-red),”kata dia.
Dia menegaskan bahwa, pihaknya memberikan jaminan pada peserta pelatihan. Setelah pelatihan ini selesai, maka para peserta juga telah mahir dalam menjahit mengunakan mesin.
“Tentu ini adalah peluang besar. Memungkinkan untuk bekerja di perusahaan atau membuka usaha mandiri,” kata dia.
Sementara itu, Ketua PKK Bulukumba, Andi Herfida Attas mengatakan bahwa pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan BPVP Bantaeng. Ia menyebutkan bahwa cukup banyak potensi di Bulukumba yang harus di maksimalkan.
“Bulukumba memiliki pariwisata yang cukup besar. Seperti Pantai Bira. Untuk para peserta pelatihan nantinya bisa membuat produk yang di pasarkan di Bira. Contohnya sarung Bali, ” kata dia.
Ia juga meminta pada peserta pelatihan untuk serius mengikuti kegiatan tersebut. Pasalnya, hal itu akan berpengaruh pada kualitas skill peserta. (***)
