SULENGKA, BULUKUMBA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba menghadirkan layanan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dalam kegiatan Jambore Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Dua program yang menjadi perhatian ialah fasilitasi isbat nikah gratis dan ATM Pangan Murah.

Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan sekaligus mengoptimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tidak sekadar menyalurkan bantuan, BAZNAS Bulukumba juga berupaya menghadirkan program yang menjawab persoalan sosial, mulai dari kepastian hukum perkawinan hingga keterjangkauan kebutuhan pangan rumah tangga.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bulukumba, H. Kamaruddin, menyampaikan hal tersebut saat pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik di titik kelima, Kecamatan Bulukumpa.

Menurutnya, BAZNAS menyediakan berbagai bentuk pelayanan, baik untuk mustahik atau penerima manfaat zakat maupun muzakki yang menunaikan zakat. Pelayanan sosial juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dua program yang menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah fasilitasi isbat nikah gratis dan ATM Pangan Murah, yang masing-masing menyasar kebutuhan mendasar masyarakat, baik dalam aspek kepastian hukum keluarga maupun akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau,” katanya.

Isbat Nikah Gratis, Bantu Keluarga Mendapatkan Kepastian Hukum

Program fasilitasi isbat nikah gratis ditujukan untuk membantu pasangan yang membutuhkan pengesahan perkawinan melalui proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Program ini diharapkan membuka akses bagi pasangan yang memenuhi persyaratan untuk memperoleh penetapan perkawinan melalui pengadilan berwenang.

Kepastian hukum perkawinan menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan keluarga. Dengan dokumen perkawinan yang sah sesuai prosedur, pasangan dapat lebih mudah mengurus administrasi kependudukan dan berbagai keperluan keluarga lainnya.

Melalui program tersebut, BAZNAS Bulukumba berupaya membantu masyarakat mengatasi kendala administrasi perkawinan, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

ATM Pangan Murah Sasar Masyarakat Desil 1–2

Selain layanan isbat nikah, ATM Pangan Murah menjadi program unggulan lainnya yang diperkenalkan dalam Jambore Pelayanan Publik.

Program ini berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1–2, sehingga diharapkan dapat membantu penerima manfaat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

H. Kamaruddin menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

“Kehadiran kedua program tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan zakat dapat menjangkau berbagai dimensi kehidupan masyarakat. Zakat tidak hanya hadir ketika seseorang membutuhkan bantuan ekonomi, tetapi juga berperan dalam mendukung ketahanan keluarga, pemenuhan kebutuhan dasar, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.

Melalui ATM Pangan Murah, BAZNAS Bulukumba berharap manfaat pengelolaan dana ZIS dapat dirasakan secara lebih luas, khususnya oleh masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Perkuat Pelayanan Muzakki dan Mustahik

Di luar dua program tersebut, BAZNAS Bulukumba juga menghadirkan pelayanan bagi mustahik untuk memastikan penerima zakat memperoleh informasi, pendampingan, serta akses terhadap program bantuan sesuai ketentuan.

Sementara itu, pelayanan bagi muzakki disiapkan untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Pelayanan ini sekaligus menjadi sarana membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.

Partisipasi BAZNAS dalam Jambore Pelayanan Publik juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan warga.

BAZNAS Bulukumba menempatkan zakat bukan hanya sebagai instrumen bantuan ekonomi, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan dan pelayanan sosial. Dengan pengelolaan yang tepat sasaran, zakat diharapkan mampu membantu keluarga menghadapi keterbatasan sekaligus mendorong terciptanya kehidupan yang lebih sejahtera dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *