Sementara itu, capaian saat ini meliputi:
- MR1: 773 anak atau 76,9%
- MR2: 639 anak atau 72,2%
- MR kelas 1 SD: 5.863 anak atau 83,4%
“Peningkatan kasus campak ini menjadi perhatian serius. Kami mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi lengkap. Imunisasi kejar ini penting untuk menutup kesenjangan yang selama ini terjadi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengendalian campak sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga unsur pendidikan dan organisasi masyarakat.
“Diperlukan kolaborasi semua stakeholder agar cakupan imunisasi dapat merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Dengan begitu, kita bisa membentuk kekebalan kelompok yang kuat dan mencegah terjadinya wabah,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga mengimbau masyarakat untuk segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, seperti puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan swasta, guna mendapatkan imunisasi campak secara gratis.
Dengan dukungan bersama dan kesadaran masyarakat, penyebaran campak diharapkan dapat ditekan, sehingga kesehatan anak-anak di Kabupaten Bulukumba tetap terjaga.
