Penulis : Muhammad Rizal

SULENGKA.ID, PENDIDIKAN — Santriwati yang berasal dari Desa Bontorannu Kecamatan Kajang bikin bangga sekolah dan keluarganya. Ia menjadi salah satu penerima bantuan beasiswa Kementerian Agama (Kemenag) RI. Sabtu, 2 Agustus 2025.

‎Santriwati itu bernama Nurdana Ista. Ia merupakan Putri pasangan dari Ismail dan Tanawali. Keberhasilannya itu membuat haru keluarga dan para pendidik tempat ia sekolah yakni Pondok Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Baburrida Sawere Bulukumba.

‎Diketahui, Nurdana Ista telah resmi diterima sebagai penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

‎Program PBSB merupakan salah satu inisiatif strategis Kemenag RI untuk memberikan kesempatan kepada santri-santri terbaik dari seluruh Indonesia guna melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui jalur beasiswa penuh.

‎Melalui proses seleksi ketat yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai pondok pesantren, Nurdana Ista berhasil membuktikan kapasitas dan kualitasnya hingga dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.

‎Sebagai penerima beasiswa PBSB, Nurdana Ista akan mendapatkan pembiayaan penuh untuk menempuh studi di salah satu perguruan tinggi mitra Kemenag RI, Yaitu UIN Alauddin Makassar. Selain bantuan finansial, para penerima juga akan mendapat pembinaan karakter dan kepemimpinan untuk membentuk generasi santri yang unggul, religius, dan berwawasan kebangsaan.

‎Pimpinan Pondok Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad Baburrida Sawere, Bulukumba, Hamsah, S. Pd., M. Pd, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen Nurdana selama masa seleksi berlangsung.

‎Dia mengatakan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan belajar, serta doa dari keluarga dan para gurunya.

‎Sementara itu, Nurdana Ista mengucap syukur atas pencapaiannya.

‎“Saya bersyukur atas kesempatan ini. Terima kasih kepada Mama dan Puang, Kakak, guru-guru, dan seluruh pihak yang telah mendoakan dan mendukung saya. Ini bukan akhir, tapi awal perjuangan untuk membawa manfaat lebih luas ke masyarakat,” ujarnya.

‎Keberhasilan Nurdana Ista ini menegaskan bahwa santri dan anak-anak dari desa memiliki potensi besar untuk berprestasi secara nasional. Tentu pemberian ruang dan dan kesempatan di sertai lingkungan yang kondusif.