Pembina UKM Harapkan Kolaborasi Berkelanjutan
Sementara itu, Pembina UKM Seni Rebba Sipatokkong STAI Al-Gazali Bulukumba, Musfira Arifin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bira, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Bira, tokoh masyarakat, para pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan ruang kepada UKM Seni Rebba Sipatokkong untuk berkreativitas dan berkarya. Bagi kami, wadah seperti ini sangat berarti bagi mahasiswa untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ucap dia.
Musfira berharap kolaborasi yang telah terjalin antara UKM Seni Rebba Sipatokkong, STAI Al-Gazali Bulukumba, Pemerintah Desa Bira, dan masyarakat dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan positif di masa mendatang.
“Harapan kami ke depan, kerja sama, kolaborasi, dan silaturahim yang telah terjalin ini dapat terus terjaga dengan baik. Tidak hanya untuk UKM Seni Rebba Sipatokkong, tetapi juga untuk STAI Al-Gazali Bulukumba secara keseluruhan. Semoga ke depan semakin banyak ruang yang dapat kita bangun bersama untuk berkarya, belajar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Ketua Umum Dorong Anggota Terus Berkarya
Ketua Umum UKM Seni Rebba Sipatokkong, Anggun, berharap pengukuhan anggota muda melalui Pentas Operasi III menjadi langkah awal bagi para anggota untuk terus berkembang dalam bidang kesenian dan organisasi.
“Semoga adik-adik yang baru dikukuhkan tidak menjadikan ini sebagai titik akhir prosesnya, melainkan menjadi tambahan semangat untuk tetap berproses dan berkarya,” ujarnya.
Pentas Operasi III bertema “Saujana” menjadi wadah yang mempertemukan seni, riset, pendidikan, dan kebudayaan. Melalui karya yang ditampilkan, UKM Seni Rebba Sipatokkong tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni, tetapi juga memperkenalkan kembali identitas budaya masyarakat Desa Bira dalam bentuk yang relevan bagi generasi masa kini.
