Sosok, Pelitarakyat.id — Isei Audrey Natanti, merupakan sosok perempuan yang dipaksa mandiri oleh keadaan ekonomi. Tak banyak yang tahu, bahwa ia berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja. Sosok yang akrab disapa Kaka Isei itu bukanlah anak orang kaya dan anak pejabat. Sewaktu masih kecil, ia biasa dititipkan pada tetangga dan di tinggal sendiri saat orang tuanya masih merantau.
Begitu sekilas penuturan sosok perempuan tangguh kelahiran Bulukumba, 1 Mei 1996 itu.
Kepada jurnalis Pelitarakyat.id, Isei menceritakan bagaimana pasang surut perjalanan karirnya. Menurutnya, kesabaran, keteguhan hati dan support keluarganya hingga ia mampu membuat pencapaian seperti saat ini.
“Setelah lulus SMK, Kaka Isei (sapaan akrabnya-red) lanjut kuliah dan bekerja. Awal karir dimulai dari jaga toko di Mall Ratu Indah Makassar,” kata dia.
Kinerja yang bagus membuatnya cepat naik jabatan. Tak berselang lama, ia kemudian dimutasi ke Manado Sulawesi Utara. Di sana ia menjadi salah satu korban musibah banjir bandang pada Januari 2014 silam.
“Saya bersyukur selamat dari maut, dengan bertahan di atas pohon sampai banjir airnya surut. Karena hal ini saya resign, dan lanjut merantau ke Jakarta,” ungkapnya.
Tak bertahan lama di Ibukota Negara, ia kemudian kembali ke Makassar karena mendapat tawaran menjadi manager marketing di Grand Asia Hotel. Menjadi Manager Marketing membuatnya banyak bergaul dan belajar pola berbisnis.
“Saat itu saya berada di zona nyaman. Di usia 18 tahun, gaji dan bonus sudah dua digit dan sudah beli mobil. Tapi itu tidak membuat saya bertahan di zona itu dan memilih resign,” kata dia.
Ia kemudian mencoba peruntungan lain, ia belajar menjadi Event Organizer dan mulai ikut dalam tiap acara.
Kerja-kerjanya pun membuahkan hasil. Isei kemudian dilibatkan dalam mengurus acara pelantikan Ketua DPW Nasdem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse (RMS). Dalam menyiapkan acara, ia bekerja hingga subuh, mengontrol persiapan acara pelantikan.
“Nah, kerja keras saya itu dilirik oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), bapak Viktor Laiskodat. Kak4 Isei pun ditawarkan ikut dan menjadi anak didiknya. Tidak tanggung tanggung, saya ikut ke Jakarta, dilatih, dan kemudian diberikan beasiswa sekolah di Negara manapun,” kata Isei.
Dari tawaran itu, Isei kemudian memilih ECN University Shanghai China dan concern di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Setelah menyelesaikan studinya, ia menerima banyak tawaran untuk bekerja, mulai dari staf kementerian hingga staf DPR-RI.
Tak satupun dari tawaran itu diterimanya. Isei lebih memilih mengexplore Pariwisata Indonesia dan mendirikan bisnis di bidang Ekonomi Kreatif.
Saat ini, lanjutnya, perusahaan yang di dirikannya itu cukup bersaing. Mulai dari Jasa Konsultan, Event Organizer (Kiramedia), Rumah Produksi, Rental Alat Produksi Event (LED, Lighting, Ringlock, dan Riging) dan yang terbaru adalah Skincare (Iseibeautycare).
Isei menyebutkan bahwa, Selain Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat, ia juga memiliki mentor lain seperti, Gubernur Sulawesi Tenggara, Alimazi dan Seniornya Latifa Ansori yang juga merupakan anak didik Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat. Latifa Ansori juga menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Milenial Partai Nasdem.
Sekadar diketahui, saat ini Isei Audrey Natanti saat ini juga bertarung dalam kontestasi politik. Ia menjadi Caleg Nasdem Provinsi Sulawesi Selatan Dapil V Sinjai-Bulukumba, nomor urut 4.
Penulis: Nidar
Editor: Muhammad Rizal

