MARDESA, SULENGKA.ID– Setelah kantor Desa Benteng Malewang disegel warga, beredar petisi ponalakan terhadap Askar sebagai kepala Desa Benteng Malewang.

Dalam petisi tersebut, Sekretaris, Staf Desa beserta beberapa Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Benteng Malewang ikut bertanda tangan menolak Desa Benteng Malewang dipimpin oleh Askar.

Salah satu Anggota BPD yang enggang disebut namanya mengatakan petisi tersebut ditandatangani secara sadar tanpa paksaan dari pihak manapun.

“Iya pak, memang kondisi di desa kami sesuai dengan tuntutan warga, sebenarnya masalah ini sudah lama bergejolak, namun puncaknya warga gelar aksi unjuk rasa,” Kata Anggota BPD itu.

Ia mengaku, pihaknya telah melakukan koordinasi ke Camat gantarang dan Dinas PMD Bulukumba.

“Memang bicara dasar hukum susah ini pak desa untuk lengser, tapi kenyataannya dilapangan tidak ada lagi warga ini yang setuju dipimpin oleh kepala desa (Askar),” Beber anggota BPD itu.

Ditanya soal aktivitas pemerintahan di kantor desa Benteng Malewang, ia mengatakan sementara aktivitas pemerintahan ditutup. “Ia kan kantornya masih disegel,” Ungkapnya.

Sementara Heri Syam, Koordinator dalam aksi tersebut mengatakan kantor Benteng Malewang tetap dalam kondisi disegek warga hingga warga menemukan kejelasan atas tuntutan mereka.

“Kalau tidak ada kejelasan, kami warga Benteng Malewang selanjutnya akan gelar aksi di Kantor PMD Kabupaten Bulukumba,” Tegas Heri.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Benteng Malewang Askar belum memberikan keterangan ke pihak redaksi sulengka.id.

Diberitakan sebelumnya

Bertepatan upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba, Kantor Desa Benteng Malewang, Kecamatan Gantarang disegel warga. Senin (3/2/25).

Penyegelan tersebut disertai aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan warga desa Benteng Malewang.

Dari informasi yang dihimpun sulengka.id, aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk kekesalan warga terhadap kepala desa Benteng Malewang. Dalam tuntutannya warga meminta Kepala Desa Benteng Malewang ,Askar untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Pasalnya, kata warga, Askar telah mencederai nilai moralitas dan adat istiadat Benteng Malewang.

Heri Syam, koordinator aksi mengatakan, Askar tidak lagi dapat menjadi cermin pemimpin di desanya. Sebab, kata Heri, perilaku kepala desa Benteng Malewang telah melanggar etika seorang pemimpin dan merusak martabat desa.

“Masyarakat telah resah dengan perilaku buruk yang ditunjukan Askar,” Ungkap Heri.

Ia pun meminta Askar segera mengundurkan diri dari jabatannya, Kata Heri agar dapat mengembalikan martabat Desa Benteng Malewang.

Pakta Integritas / Petisi

Dalam aksi tersebut, aspirasi warga diterima oleh sekretaris dan aparat desa. Setelah melakukan perundingan, puluhan warga  menandatangani pakta integritas berupa surat pernyataan, “TIDAK SETUJU DIPIMPIN KEPALA DESA ASKAR”.

Pakta integritas tersebut berupa petisi penolakan Askar sebagai Kepala Desa. Dalam petisi itu, turut bertandatangan sekretaris desa, dan sejumlah Staf beserta  Ketua BPD Benteng Malewang.

Belum diketahui pasti, sebab Kepala Desa Benteng Malewang dianggap mencederai moral. informasi sementara yang berhasil dihimpun, aksi tersebut dipicu dugaan perselingkuhan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *