SULENGKA.ID, NEWS — Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima bantuan benih padi varietas unggul sebanyak 10 ton dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat.

Bantuan ini diterima hanya beberapa hari setelah Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, di Jakarta terkait strategi menghadapi musim kering.

Benih yang diberikan terdiri dari varietas Cakrabuana dan Situ Bagendit yang dikenal sebagai varietas unggul, khususnya untuk lahan kering (gogo). Kedua varietas ini memiliki ketahanan terhadap kekeringan serta umur panen yang relatif singkat, yakni sekitar 95 hari.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pj Swasembada Pangan Balai Besar Pengembangan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, Muhammad Thamrin, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muh Ali Saleng, di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kamis, 23 April 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba, Andi Trismiati, menyampaikan harapannya agar bantuan ini mampu meningkatkan produksi padi hingga 7–8 ton per hektar.

“Takaran penggunaan benih ini sekitar 25 kilogram per hektar, dengan anjuran menggunakan metode tanam Arkansas,” jelasnya.

Teknik Budidaya

Metode tanam padi Arkansas merupakan teknik budidaya intensif yang mengutamakan mekanisasi penuh dengan sistem tanam benih langsung (Tabela), di mana benih ditanam rapat dalam larikan tanpa jarak di dalam baris, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Lebih lanjut, benih tersebut akan segera didistribusikan ke seluruh kecamatan dan dapat diambil oleh petani melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di masing-masing wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Thamrin menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan mempercepat luas tambah tanam (LTT) di Bulukumba, khususnya dalam menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

“Sekarang kita ada bantuan benih untuk mempercepat semangat petani agar setelah panen bisa langsung tanam kembali. Ini poin penting yang kita dorong ke depan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa jika antusiasme petani tinggi dan kebutuhan benih masih kurang, Kementerian Pertanian siap menambah bantuan hingga 5 ton.

“Kami berharap petani dapat memanfaatkan benih ini secara maksimal sehingga hasilnya bisa dirasakan langsung. Ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan, khususnya di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Usai penyerahan bantuan, Muhammad Thamrin bersama rombongan melanjutkan kunjungan dengan bersilaturahmi dan dijamu oleh Bupati Bulukumba di Kebun Amaly, milik pribadi Bupati yang akrab disapa Andi Utta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *