SULENGKA.ID, NEWS — Dalam upaya mengoptimalkan penerima manfaat program zakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bulukumba menjalin kerja sama strategis dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kapasitas dan keterampilan para mustahik agar lebih mandiri secara ekonomi.

Komisioner BAZNAS Bulukumba Bidang Pendistribusian, Muhammad Yusuf Shandy, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memberdayakan masyarakat kurang mampu melalui pelatihan berbasis keahlian. Menurutnya, ada beberapa program pelatihan yang akan dilaksanakan bersama BPVP Bantaeng, di antaranya pelatihan menjahit, perbengkelan, serta kelistrikan.

“Program ini dirancang untuk membekali para mustahik dengan keterampilan praktis yang dapat langsung digunakan dalam dunia kerja maupun usaha mandiri,” jelas Yusuf.

Sementara itu, Kepala BPVP Bantaeng, Arsad, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Ia menilai, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam menciptakan perubahan yang signifikan di masyarakat.

“Semua elemen harus terlibat dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pelatihan vokasi,” ujarnya.

 Akar Kemiskinan

Arsad juga menjelaskan bahwa kemiskinan seringkali berakar dari kurangnya akses terhadap pekerjaan, yang pada akhirnya disebabkan oleh minimnya keterampilan. Oleh karena itu, pelatihan vokasi menjadi solusi strategis untuk memutus rantai tersebut.

“Orang tidak bekerja bukan tanpa sebab. Salah satu penyebab utamanya adalah tidak memiliki skill atau keterampilan yang memadai,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa calon penerima manfaat Baznas perlu dibekali dengan pelatihan yang tepat agar mampu bersaing di dunia kerja. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga dapat bertransformasi menjadi individu yang produktif dan mandiri.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengakses peluang kerja yang lebih luas. BPVP Bantaeng hadir sebagai tempat strategis dalam upaya penanggulangan kemiskinan, melalui peningkatan skill dan akses terhadap pekerjaan,” tutupnya.

Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya dalam mengurangi angka pengangguran, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *