EKOBIS, SULENGKA.ID– Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan memperluas jaringan, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bulukumba terus melakukan ekspansi. Pimpinan Cabang (Pimcab) BRI Bulukumba, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa Kantor Unit BRI telah tersebar di semua Kecamatan di Kabupaten Bulukumba.

Hal tersebut disampaikan Zainal Arifin di panggung event Ramadhan Chill and Culinary (RCC) Fest di gedung bersama Bulukumba, Jumat (07/03/2025).

“Bahkan ada beberapa kecamatan dimana telah tersedia dua kantor unit, misal di Rilau Ale dan Gantarang,” Kata Zainal.

Lebih lanjut, Zainal Arifin mengungkapkan bahwa BRI juga telah menyiapkan sebanyak 2400 Agen BRI Link yang tersebar di seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Bulukumba.

“Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan perbankan BRI,” ujar Zainal Arifin.

Kehadiran Agen BRI Link tersebut, Kata Zainal,  diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Kabupaten Bulukumba, serta memfasilitasi masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan.

“Untuk transaksi keuangan, tidak usah jauh-jauh lagi kantor unit atau cabang, semua bisa dilakukan di agen BRI link. Bahkan untuk buka rekening baru juga bisa di lakukan,” Jelas Pimcab BRI Bulukumba itu.

Tiga Ekosistem BRI

Selain itu, Manajemen BRI wilayah Sulawesi Selatan, Fikri mengatakan BRI telah menyinergikan tiga ekosistem sebagai terobosan untuk mengakselerasi digitalisasi segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bahkan untuk pelaku komoditi atau petani.

Ketiganya adalah ekosistem digital, ekosistem pasar dan ekosistem desa.

Ekosistem digital

Ekosistem digital, atau transaksi digital, kata Fikri merupakan layanan digital di peruntukan dalam mempermudah proses transaksi non tunai.

“Seperti BRI Mobile (Brimo) dan layanan Qris. Pelaku UMKM bisa melakukan transaksi melalui non tunai digital Qris, salah satu tujuannya untuk antisipasi penyebaran uang palsu, dan antisipasi proses penyebaran penyakit, apalagi kemarin dunia di landa virus covid,” Tandas Fikri.

Ekosistim desa

Ekosistem desa atau ekosistem teritori merupakan jemput layanan hingga kepolosok, yang mengusung  tagline “Sedekat Kerabat”.

“Contohnya agen BRI. Masyarakat lebih mudah menjangkau layanan perbankan BRI melalui agen BRI Link yang telah kita sebar di berbagai Desa dan Kelurahan,” Tambah Fikri.

Ekosistem Pasar

Ekosistem pasar atau ekosistem komoditi tersebut merupakan program inovasi BRI di peruntukan bagi pelaku komoditi, seperti petani untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Transaksi melalui platform digital aplikasi Pasar Rakyat Indonesia (PARI).

“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, layanan aplikasi PARi di rancang sebagai penghubung bagi para pelaku komoditi untuk menjangkau pasar se Indonesia. Dalam aplikasi tersebut pelaku komoditi bisa melakukan transaksi jual beli hasil komoditi mereka, tentunya dengan harga yang stabil,” Bebernya.

Selain itu, kata Fikri, para pelaku komoditi juga berkesempatan mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha komoditinya. “Kita punya program namanya penyediaan dana talangan bagi pelaku komoditi,” Tutup dia. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *