NEWS, SULENGKA.ID – Aksi pencurian yang tergolong nekat terjadi di Desa Bontoraja, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Seorang warga Desa Benteng Gantarang, Lina atau Lin, hanya bisa mengelus dada setelah mengetahui buah cengkih miliknya tidak hanya dicuri, tapi pohon cengkih tersebut juga ikut ditebang.

Kejadian itu diketahui Lin saat suaminya mengunjungi kebun mereka pada Jumat pagi, 4 Juli 2025. Kebun tersebut berada di desa seberang, yang secara administratif berbatasan dengan tempat tinggal Lin.

“Cengkih saya itu sudah berumur tujuh tahun dan tahun ini berbuah lebat. Tapi bukan hanya buahnya yang diambil, pohonnya juga ditebang. Itu yang membuat saya semakin jengkel,” ujar Lin saat dikonfirmasi sulengka.id, Jumat siang.

Menurut dugaan Lin, pencurian itu kemungkinan terjadi pada malam sebelumnya. Hal itu terlihat dari bekas potongan pohon yang masih baru. Sayangnya, Lin mengaku tidak mengetahui secara pasti waktu kejadian, sebab kebun tersebut tidak ia pantau setiap hari.

“Saya tidak tahu kapan tepatnya. Tapi bekas tebangan masih baru. Tadi pagi baru ketahuan waktu suami saya singgah ke kebun,” jelasnya.

Ditanya soal tindak lanjut, dan kecurigaan pelaku, Lin mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian maupun pemerintah desa setempat. Salah satu alasannya adalah karena ia tidak begitu mengenal warga di Desa Bontoraja.

“Tidak saya lapor, karena saya juga bukan warga sana. Tidak banyak orang yang saya kenal di situ,” pungkasnya.

Meski kecewa berat, Lin memilih bersabar dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap aksi pencurian yang kini semakin nekat dan brutal. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *