Penulis : Redaksi

SULENGKA.ID, DAERAH — Dema PTKI Wilayah 3 melalui Koordinator Wilayahnya, Fadil Musaffar, memberikan apresiasi pada Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang membuka ruang luas bagi generasi muda, untuk terlibat langsung dalam pengembangan sektor pertanian modern dalam mendukung program swasembada pangan Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Mentan dalam memberikan kesempatan kepada pemuda dan mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan kluster pertanian modern. Dengan 52% populasi Indonesia terdiri dari generasi milenial dan Gen Z, kekuatan besar ini jika diarahkan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian, kami sangat optimis bahwa swasembada pangan dapat tercapai,” ujar Fadil, yang juga menjabat sebagai Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar.

Menurut Fadil, Indonesia saat ini tengah menikmati bonus demografi, yang berarti banyak anak muda usia produktif yang siap berkontribusi. Sementara itu, sektor pertanian membutuhkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu mengelola pertanian dengan inovasi teknologi.

“Langkah Menteri Pertanian yang membuka ruang besar bagi pemuda untuk terlibat dalam sektor ini adalah strategi solutif dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” tambahnya.

Transformasi Pertanian

Fadil juga menyoroti transformasi sektor pertanian di bawah kepemimpinan Bapak Amran Sulaiman, terutama melalui penerapan teknologi pertanian modern.

“Pak Amran sangat serius mendorong penggunaan teknologi dalam pertanian, seperti drone untuk pemupukan dan pembibitan, serta traktor canggih untuk mekanisasi. Kami merasa beliau layak di sebut sebagai ‘Bapak Pertanian Modern Indonesia’ karena upayanya dalam membawa inovasi besar ke sektor ini,” jelas Fadil.

Di bawah kepemimpinan Bapak Amran Sulaiman, sektor pertanian menunjukkan banyak capaian positif. Baik di periode kepemimpinannya 2014-2019 maupun setelah kembali menjabat pada 2023. Fadil menegaskan bahwa pengembangan pertanian Indonesia berada di jalur yang benar dan tren positif ini di harapkan terus berlanjut.

Lebih lanjut, Dema PTKI Wilayah 3 yang mencakup wilayah Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan NTB siap mendukung penuh program Kementerian Pertanian dengan langkah konkret.

“Kami tidak hanya bergerak di ranah gerakan mahasiswa, tapi juga ingin beraksi nyata dan berdampak bagi bangsa dan negara. Dema PTKI Wilayah 3 telah menyiapkan kader-kader terbaik dari berbagai daerah. Untuk berpartisipasi sebagai Petani Milenial, membantu langsung mewujudkan swasembada pangan di Indonesia,” kata Fadil.

Gerakan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah dan generasi muda. Yang tidak hanya berdampak pada pertanian saat ini tetapi juga memastikan keberlanjutan sektor ini di masa depan. Dema PTKI Wilayah 3 siap menjadi garda terdepan dalam melahirkan generasi petani baru yang berdaya saing. Dan mampu memanfaatkan teknologi modern dalam setiap aspek pertanian.