Penulis : Redaksi

SULENGKA.ID, DAERAH — Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Penerus Perjuangan Perintis Kemerdekaan Indonesia (PPPKI) menggelar peringatan Harlah Ke 13 yang dipusatkan di Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, (11/11/2024).

Peringatan Harlah tersebut di sini dengan doa bersama, dialog serta silaturahim ratusan kader organisasi tersebut dari sejumlah wilayah, Sulsel, Sultra, Sulteng, Sulbar, tak hanya dari pulau Sulawesi anggota PPPKI yang hadir juga berasal dari Kalimantan.

Ketua DKN PPPKI, Usman Sadiqin dalam sambutanya menekankan pada kekuatan tekad dan semangat kebersamaan, seperti yang telah di tunjukkan oleh orang tua, para pejuang di masa lalu yang menjadi fondasi kuat dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Selain itu doa bersama untuk keselamatan dan mensyukuri jerih payah para pejuang, kusuma bangsa yang telah mendorong berdirinya Republik Indonesia, dan berharap agar segala tantangan yang di hadapi saat sekarang tak menggoyahkan keutuhan bangsa ini.

“Kegiatan doa bersama dan dialog, sebagai bentuk wujud rasa syukur dan refleksi atas perjalanan kemerdekaan yang di perjuangkan oleh para perintis kemerdekaan,” jelas Usman Sadiqin, Ketua DKN PPPKI.

Kegiatan itu juga hadiri dua anggota DPR RI, Syamsu Rijal dari Dapil Sulsel dan Jaelani dari Dapil Sultra, juga calon wakil Gubernur Sulsel, Azhar Arsyad, sebagai Narasumber.

Anggota DPR RI, Jaelani yang menjadi narasumber, menyampaikan organisasi PPPKI untuk semakin mendorong pemberdayaan masyarakat, melalui pengembangan kemampuan dan pengorganisasian dengan cara bergotong royong tentu dengan melibatkan partisipasi.

“Tujuannya adalah memandirikan  masyarakat, membangun kapasitas. Untuk memajukan diri ke arah kehidupan yang lebih baik secara berkesinambungan dalam menciptakan keberdayaan masyarakat, agar mereka dapat  berpartisipasi dalam pembangunan yang  berpusat pada rakyat,” urainya.

Agenda Harlah PPPKI yang berlangsung dua hari tersebut, memberikan pesan dan kesan penuh motivasi kepada para anggota. Agar terus berkontribusi kepada sesama, masyarakat, bangsa dan negara.