SULENGKA.ID, MERDESA — Sejumlah warga yang mengatasnamakan dirinya Masyarakat Desa Bontominasa Menggugat menggelar aksi di Depan Kantor Polres dan Kantor Bupati Kabupaten Bulukumba. Rabu, 30 April 2025.
Dalam aksinya di depan Kantor Polres Bulukumba, massa aksi menuntut Polres Bulukumba melalui Tidpikor untuk memeriksa Kepala Desa Bontominasa terkait dugaan penambahan daya listrik Pamsimas Desa Bontominasa yang di anggarkan, tetapi belum ada penambahan Daya dan pegadaan pipa belum diganti secara keseluruhan. Padahal sudah dianggarkan melalui APBDesa.
Selain itu, mereka juga menyoroti pembuatan jalan tani Desa Bontomimasa yg di diduga mark up anggaran dalam penyewaan alat berat yang dianggap terlalu mahal. Pasalnya, 2 hari kerja di anggarkan kurang lebih 40 juta. Hal tersebut dianggap sebagai modus untuk kepentingan pribadi dan salah satu modus korupsi.
Menyuarakan Tuntutan
Jendral Lapangan Masyarakat Desa Bontominasa Menggugat, Asri Pato mennjelaskan bahwa pihaknya juga menyoroti dugaan pengadaan mobil sehat Bontominasa. “Dia (Kades) selalu berdalih ada uang pribadi yang di gunakan. Jangan sampai itu hanya modus untuk menguusai secara pribadi. Padahal pengadaan mobil ada proses perecanaan untuk dianggarkan sesuai jenis dan tipe mobil,” kata dia.
Pria yang akrab di sapa Asri Pato ini juga menyoroti dugaan pemalsuaan dokumen. Dan di anggap tidak transparan dalam pengadaan ternak sapi. Pasalnya, yang bersangkutan selaku Ketua pengadaan ternak baru mengetahui setelah sapi sudah di bagikan 1 tahun yang lalu setelah ada audit.
Aksi yang di lakukan di Kantor Polres Bulukumba itu di terima langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bulukumba, IPTU Muhammad Ali. Dalam pertemuan tersebut, massa aksi menyampaikan langsung tuntutannya di ruangan Kasat Reskrim Bulukumba.
Tak berselang lama, massa aksi kemudian bergerak ke Kantor Bupati Bulukumba untuk menggelar aksi lanjutan.
Dalam aksinya di Depan Kantor Bupati Bulukumba, massa aksi juga menyuarakan tuntutan agar Kepala Desa Bontominasa di periksa atas dugaan asusila yang di lakukannya. Setelah menyuarakan tuntutannya, massa aksi kemudian di terima langsung oleh Kepala Dinas PMD Bulukumba, Hj. Hamrina dan Kepala Kesbangpol Bulukumba di ruangan Asisten 3 Bupati Bulukumba.

