Mayoritas warga Desa Bijawang Kecamatan Ujungloe Kabupaten Bulukumba berprofesi sebagai petani. Hal tersebut menjadi acuan pemerintah desa untuk memaksimalkan akses pertanian.
Peningkatan kualitas pertanian menjadi hal yang di anggap penting dalam penganggaran. Akses pertanian yang baik akan memudahkan petani dalam mengangkut hasil pertaniannya.
Kebijakan anggaran menjadi kunci. Berbagai kebijakan dan jejaring di manfaatkan untuk memudahkan akses petani di tingkat desa.
Kepala Desa Bijawang Kecamatan Ujungloe, Elly Syahruni, S.Sos menjelaskan tiap tahun pihaknya mengalokasikan anggaran untuk kepentingan petani di desanya.
“80 persen warga di sini bertani sawah, selebihnya petani kebun. Luas areal persawahan yang masuk daftar kelompok tani yakni 480 hektare. Sebenarnya 500 hektare lebih. Masih ada sawah belum masuk dalam daftar anggota kelompok tani. Lahan persawahan itu sekitar 30 hektare,” kata dia. Jumat, 26 Mei 2023.
Elly menyebutkan bahwa harus ada pemekaran kelompok tani. Sehingga 30 hektare lahan persawahan tersebut masuk dalam daftar kelompok tani. Sekarang jumlah kelompok tani sebanyak 17 Kelompok Tani Kebun dan Sawah.
Untuk di tahun 2023, Pemdes Bijawang menggelontorkan anggaran pembangunan fisik seperti paving blok, dan rabat beton untuk jalan tani yang mengarah ke sawah masyarakat.
“Tentunya dalam mengambil kebijakan harus merujuk ke RKPDesa, kemudian apa skala prioritas peruntukan anggaran dana desa berdasarkan juknis di Kementerian setiap tahunnya,” kata Elly.
Selain dari anggaran Dana Desa, pembangunan irigasi dan jalan tani yang mengarah ke sawah dan perkebunan, pihaknya juga meminta bantuan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba.
“Karena Anggaran dana desa tidak bisa memenuhi pembangunan fisik khususnya untuk pertanian, makanya kami meminta bantuan anggota dewan,” tutupnya. (Zal/Wan)


Komentar 2
Mantap pakde
Sukses selalu pakde bijawang