SULENGKA.ID, PENDIDIKAN — Masa Kesetiaan Anggota yang disingkat MAKESTA adalah pelatihan kaderisasi untuk calon anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). MAKESTA merupakan gerbang awal yang harus diikuti oleh seluruh calon anggota IPNU-IPPNU sebelum dinyatakan sah menjadi anggota.

Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) mesti gencar digelar untuk menanamkan nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah bagi santri dan santriwati di pondok pesantren. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren (PP) As’adiyah Baburrahman Galung Beru, Rusli Rahman pada Minggu, 16 Juli 2023.

“Makesta ini memberi kontribusi besar kepada santri dan santriwati. Tak hanya perihal memperkuat akidah saja, tetapi juga memperkuat cara pandang dan sikap santri-santriwati terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya.

Ia menerangkan, kegiatan Makesta merupakan implementasi teken MoU antara PP As’adiyah Baburrahman Galung Beru dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bulukumba perihal pengaderan PC IPNU-IPPNU.

“As’adiyah Galung Beru bersama PCNU Bulukumba telah menandatangani nota kesepahaman perihal pengaderan PC IPNU-IPPNU pada Maret lalu. Untuk itu, kami mendorong santri-santriwati As’adiyah Galung Beru ikut dalam kegiatan Makesta ini,” terangnya.

“PCNU Bulukumba beserta Badan Otonom (Banom) dan lembaga-lembaganya telah membantu kami untuk menyiapkan santri-santriwati yang berkompeten, unggul, cerdas, tangguh, dan cinta NKRI. Rasanya tak pantas kalau pihak kami tidak mengapresiasi kegiatan ini dan menghaturkan terima kasih,” sambung Rusli Rahman.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Bulukumba, Nurfatul Windah juga menegaskan bahwa kegiatan Makesta mesti memperkuat Aswaja an-Nahdliyah di pondok pesantren.

“Kiprah pondok pesantren mencetak generasi muda Muslim sangat sentral. Kita harus menyiapkan generasi muda Muslim yang berkontribusi besar terhadap negara pada masa mendatang. Karenanya, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat cara pandang dan sikap santri melihat NKRI melalui bingkai Aswaja an-Nahdliyah,” tutur wanita yang akrab disapa Windah kepada Wartawan Pelita Rakyat, Senin (17/7/2023).

Diketahui, Kegiatan Makesta digelar dua hari, Minggu-Senin (16-17/7/2023) dan dihadiri 83 peserta yang terdiri dari santri dan santriwati PP As’adiyah Galung Beru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *