SULENGKA.ID, NEWS — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia, Yassierli, resmi melakukan kick-off Pelatihan Vokasi Nasional tahun 2026 yang digelar serentak di seluruh Indonesia, berpusat di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (8/4/2026).

Dalam program ini, sebanyak 10.504 peserta mengikuti pelatihan yang tersebar di berbagai balai pelatihan milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, termasuk Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kabupaten Bantaeng.

Menaker Yassierli mengimbau para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta memastikan memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi. Ia juga menegaskan bahwa pelatihan vokasi merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Untuk adik-adik peserta pelatihan, galilah ilmu sebanyak-banyaknya dari instruktur. Selain itu, para instruktur juga memiliki koneksi yang baik dengan industri,” kata dia.

Ia juga meyakinkan para peserta bahwa instruktur akan membantu menghubungkan mereka dengan dunia industri.

“Pelatihan vokasi nasional ini semakin up-to-date. Kita ingin pelatihan vokasi semakin dekat dengan industri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPVP Bantaeng, Arsad, berharap program pelatihan ini dapat membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya lulusan SMK atau sederajat, untuk memperoleh berbagai keterampilan.

“Tujuannya adalah supaya mereka bisa bekerja di industri dan atau berwirausaha mandiri,” tuturnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *