Penulis : Redaksi

SULENGKA.ID, HISTORI — Muhammad Al Fatih, juga dikenal sebagai Mehmed II, merupakan seorang sultan Ottoman yang terkenal karena penaklukan Konstantinopel (sekarang Istanbul) pada tahun 1453. Sementara Drakula, atau Vlad III, adalah seorang pangeran Wallachia yang hidup pada abad ke-15.

Lalu bagaimana hubungan antara Muhammad Al Fatih dan Drakula? Berikut adalah rangkuman informasi yang dihimpun Sulengka.id dari berbagai sumber.

Perang Ottoman-Wallachia

Pada tahun 1462, Muhammad Al Fatih memimpin pasukan Ottoman untuk menaklukkan Wallachia, yang dipimpin oleh Vlad III (Drakula). Vlad III menggunakan taktik perang gerilya dan kekejaman untuk melawan pasukan Ottoman.

Pertempuran di Sungai Danube

Pada tahun 1462, pasukan Ottoman dan Wallachia bertempur di Sungai Danube. Vlad III menggunakan taktik perang gerilya dan berhasil mengalahkan pasukan Ottoman.

Penangkapan Vlad III

Pada tahun 1462, Vlad III ditangkap oleh pasukan Ottoman dan dibawa ke Konstantinopel. Muhammad Al Fatih memutuskan untuk memenjarakan Vlad III daripada membunuhnya.

Pengaruh terhadap sejarah

Penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad Al Fatih dan perang Ottoman-Wallachia memiliki pengaruh besar terhadap sejarah Eropa dan Timur Tengah.

Dalam legenda dan fiksi, Drakula sering di gambarkan sebagai seorang vampir yang kejam dan berkuasa. Namun, dalam sejarah, Vlad III adalah seorang pangeran yang berjuang untuk melindungi wilayahnya dari penaklukan Ottoman.