Penulis : Hendra Wiranto

HUKRIM, SULENGKA.ID – Tim Resmob Polres Bulukumba bersama Unit Kamneg Sat Intelkam berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan tabung gas LPG 3 kg, dua unit kamera CCTV, serta satu pasang sarung tangan penjaga gawang (kiper).

Dalam operasi ini, polisi mengamankan tiga remaja terduga pelaku, dua di antaranya masih berstatus di bawah umur.

Pengungkapan kasus dipimpin langsung oleh Komandan Tim Resmob, Aiptu Muhammad Usman. Ketiga terduga masing-masing berinisial WA (18), warga Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu; FA (13); dan AWM (15), yang juga berdomisili di wilayah yang sama.

Kasus pencurian tersebut terjadi di dua lokasi berbeda yang masih berada dalam wilayah hukum Polres Bulukumba, Polda Sulsel.

Dari Dua Laporan Warga Yang Jadi Korban Pencurian

Tempat kejadian perkara (TKP) pertama terjadi pada Sabtu, 7 Juni 2025, sekitar pukul 01.00 WITA, di Dusun Lajae, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang. Korban berinisial NS (34) melaporkan kehilangan tiga tabung gas LPG 3 kg, empat buah helm, satu pasang sarung tangan kiper, empat unit kamera CCTV, serta sejumlah uang tunai yang disimpan dalam celengan.

TKP kedua terjadi dua hari kemudian, Senin, 9 Juni 2025, sekitar pukul 01.00 WITA, di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu. Korban berinisial AIN (50) melaporkan kehilangan 13 tabung gas LPG 3 kg serta satu set perangkat CCTV.

Berdasarkan laporan kedua korban, pihak kepolisian melakukan penyelidikan intensif dan berhasil mengidentifikasi. Serta mengamankan ketiga terduga pelaku pada Selasa malam, 10 Juni 2025, sekitar pukul 22.30 WITA, tanpa perlawanan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa 10 tabung gas LPG 3 kg, dua unit kamera CCTV, dan satu pasang sarung tangan kiper.

Kasat Reskrim: Barang Bukti Lainnya Dibuang ke Sungai

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali, S.Sos., mengungkapkan bahwa para terduga mengakui telah melakukan aksi pencurian di dua lokasi tersebut. Mereka juga mengaku sengaja mencopot dan mengambil CCTV di TKP guna menghilangkan jejak.

“Ketiga terduga pelaku telah mengakui perbuatannya. Dua di antaranya masih berusia di bawah umur, sedangkan satu lainnya sudah dewasa. Mereka mengakui telah membuang barang bukti lain seperti helm. Dan beberapa kamera CCTV ke Sungai Lajae dan Sungai Teko,” ungkap Kasat Reskrim, Iptu Ali, Kamis (12/6/2025).

Ia menambahkan bahwa modus operandi yang di gunakan para pelaku adalah menyasar rumah-rumah kosong. Dan masuk dengan cara mencungkil jendela untuk kemudian mengambil barang-barang berharga milik korban.

“Saat ini ketiga terduga telah di amankan di Mapolres Bulukumba dan masih menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya. (*)