Penulis : Muhammad Rizal

SULENGKA.ID, EDUKASI — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan spesies katak misterius di pegunungan Sulawesi. Katak tersebut diberi nama Racophorus Boeadii. Katak ini menjadi keluarga baru katak pohon endemik Indonesia.

Dilansir dari lama resmi BRIN, katak ini memiliki keunikan yang membuatnya spesial. Jika di lihat dari ukurannya, katak ini memiliki ukuran 40-45 mm untuk jantan. Sedangkan betina memiliki ukuran 48-54 mm.

Keunikan lain dari katak ini yaitu, memiliki moncong miring, kulit punggungnya kasar dan memiliki bintik putih serta setiap detail tubuhnya berbeda dengan kerabat dekatnya di Sulawesi. Ini yang membuat katak ini tergolong spesies baru.

Darimana Asalnya?

Spesies katak baru ini ternyata di temukan di dua gunung. Yakni gunung Katopasa Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Gunung Dewata di Sulawesi Barat (Sulbar).Habitat katak ini cukup rentan, sehingga membutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga hutan dan alam di Sulawesi.

Lalu kenapa katak ini di beri nama Racophorus Boeadii?

Nama tersebut dianggap memiliki makna karena menjadi sebuah penghormatan bagi Naturalis dan ilmuan hebat dari musium Bogoriense, Drs. Boeadi. Selain itu, Drs. Boeadi juga dianggap memiliki peran dan jasa yang besar bagi dunia zoologi dan konservasi satwa anfibi di Indonesia.

Menurut Periset Pusat Riset Biosistematik dan Evolusi BRIN, Amir Hamidy katak tersebut berukuran sedan, dengan moncong jantan yang miring.

“Kulit punggung kasar dan bintik putih, serta pola bercak putih khas di sisi tubuhnya. Semua karakter itu menunjukkan bahwa, ini adalah spesies yang belum pernah di deskripsikan sebelumnya. Penemuan Racophorus Boeadii merupakan hasil survei bertahun tahun, dan ini menjadi bukti bahwa kawasan Wallacea menyimpan banyak spesies unik yang belum terungkap,” kata dia.