Penulis : Redaksi

News, Pelitarakyat.id — Penguatan narasi dakwah di ruang publik menjadi salah satu pembahasan dalam dialog keagamaan yang digelar Komisi Komunikasi, Informasi dan Pemeliharaan Dokumentasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bulukumba. Rabu, 8 November 2023.

Pada kesempatan tersebut, Ketua MUI Bulukumba , KH. Tjamiruddin mengajak para jurnalis dan perwakilan organisasi yang menjadi peserta kegiatan untuk melakukan penguatan narasi dakwah di sosial media. 

Ia mengajak para jurnalis untuk gencar melakukan penguatan narasi keagamaan di sosial media. 

Narasi agama dianggap menjadi poin penting dalam kehidupan beragama di sosial media yang akan berdampak pada dunia nyata. 

“Kami mengajak rekan-rekan jurnalis untuk gencar melakukan penguatan dan pengembangan wawasan pada khalayak terkait isu keagamaan. Misalnya, poin poin penting dalam narasi khutbah Jumat, bisa juga menjadi acuan untuk dinarasikan dalam narasi di sosial media,” kata dia. 

Ia menjelaskan bahwa, narasi dakwah keagamaan yang ditulis akan menjadi pahala yang akan di dapatkan di dunia dan juga akhirat. 

“Tentu dampaknya terhadap kehidupan sangat besar. Ini berdampak pada dunia akhirat,” kata dia. 

Sekadar diketahui, pada kegiatan tersebut juga di bahas bagaimana mencegah politisasi agama, mencegah penyebaran berita hoax dan penguatan narasi dakwah melalui sosial media.