Penulis : Redaksi

SULENGKA.ID, POLITIK — Pasangan calon bupati dan wakil bupati Bulukumba, Jamaluddin M Syamsir (JMS) dan Tomy Satria Yulianto (TSY) semakin mengukuhkan komitmen mereka terhadap kesejahteraan petani lokal.

Dalam beberapa sesi kampanye, pasangan ini secara tegas menyampaikan prioritas mereka terhadap permasalahan pupuk dan air yang kerap menjadi kendala utama bagi para petani Bulukumba.

Komitmen tersebut pasangan dengan tagline JADIMI Bulukumba untuk Semua tunjukkan melalui program yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan petani yang selama ini dianggap kurang diperhatikan.

Juru Bicara (Jubir) JADIMI, Irfan menegaskan jika pupuk dan air merupakan dua hal esensial yang sangat di butuhkan para petani. Hal itu menjadi perhatian serius JMS-TSY.

“JMS-TSY akan memastikan adanya dukungan penuh, baik dari segi subsidi pupuk maupun infrastruktur irigasi untuk pengairan lahan mereka. Program yang kami susun bukan sekadar janji, tetapi komitmen nyata yang akan di laksanakan,” tegas Irfan, Kamis, 31 Oktober 2024.

Petani di Bulukumba selama ini kerap menghadapi kelangkaan pupuk dan kendala dalam pengairan, terutama di musim kemarau. Kesulitan ini sering membuat petani mengalami kerugian akibat hasil panen yang tidak optimal.

kendala Pupuk dan Air

Melihat permasalahan ini, pasangan JMS-TSY berjanji akan menyediakan distribusi pupuk yang lebih merata dan melakukan peningkatan saluran irigasi untuk memaksimalkan suplai air ke lahan pertanian.

“Ini bukan janji kosong, kami sadar betul bagaimana jeritan para petani yang butuh perhatian serius. Kami berkomitmen, begitu memimpin, subsidi pupuk dan infrastruktur pengairan akan segera kami perbaiki dan perkuat,” ungkap Irfan.

Menurut Irfan, program Penyediaan Cadangan Pupuk Pemerintah yang di usung JADIMI salah satu komitmen keberpihakan nyata terhadap petani di Bulukumba.

“Program penyediaan cadangan pupuk pemerintah tidak sekedar menjadi program. Tapi komitmen JMS-TSY untuk menjadi perhatian jika keduanya di takdirkan memimpin Bulukumba kedepan,” tegasnya.

Di ketahui, di beberapa kampanye dialogis yang di lakukan JMS maupun TSY. Hampir di seluruh kecamatan di Bulukumba mengeluhkan soal kelangkaan pupuk dan kondisi air.

Di Kecamatan Ujungloe dan Kecamatan Gantarang bahkan di anggap sebagai masalah yang tak kunjung mendapat solusi apapun dari pemerintah sejauh ini.

Program penyediaan cadangan pupuk pemerintah yang di tawarkan JADIMI. Di sambut baik oleh masyarakat petani. Banyak dari mereka merasa aspirasi yang selama ini tidak terakomodasi kini mendapatkan perhatian.

“Jika program pupuk dan irigasi ini benar-benar terwujud, ini akan sangat meringankan beban kami. Kami akhirnya merasa di perhatikan, dan ini yang kami butuhkan,” ungkap seorang petani di wilayah Ujungloe, Pak Haji Basri.

Dengan komitmen serius terhadap kebutuhan petani, JADIMI berharap dapat membawa perubahan besar yang bukan hanya bersifat sementara, melainkan solusi berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bulukumba. (*)