Penulis : Redaksi

Politik, Pelitarakyat.id — Ratusan warga menghadiri Reses Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean di Kelurahan Caile Kecamatan Ujungbulu Kabupaten Bulukumba. Senin, 4 September 2022.

Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean menjelaskan bahwa Reses yang dilakukannya tersebut merupakan komunikasi dua arah antara perwakilan rakyat dan rakyat.

Sehingga, menurut dia, sudah seharusnya warga yang hadir dalam resesnya itu mengeluarkan uneg-unegnya terkait kendala dan keluhan yang dialami.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat beberapa beberapa keluhan warga, diantaranya akses air bersih dan lampu penerangan jalan.

Terkait dengan keluhan warga yang menghadiri resesnya itu, Juandy Tandean mengaku akan memperjuangkan aspirasi warga itu.

“Untuk akses air bersih khususnya di Kelurahan Kasimpureng memang belum maksimal. Pipa PDAM di wilayah tersebut memang sudah tua dan tidak layak,” kata dia.

Lebih lanjut, Juandy menjelaskan bahwa ia saat ini tengah berjuang untuk lampu penerangan jalan di sembilan kelurahan di Kecamatan Ujung Bulu.

“Kita sudah perjuangkan di Pokok Pikiran (Pokir). Insyaallah dianggarkan. Kita sudah ajukan Rp. 500 juta untuk pengadaan lampu penerangan jalan,” kata dia.

Ia juga meminta warga untuk intensif melakukan komunikasi terkait keluhannya. Tak hanya pada saat reses saja. “Kita bantuka, intenskan komunikasi dua arah. Kalau ada keluhan ta, kita komunikasikan langsung ke saya. Insyaallah kami akan bantu, selama itu tidak bertentangan dengan aturan,” kata dia.

Sementara itu, Reses Juandy Tandean di Desa Padangloang Kecamatan Ujung Loe juga di hadiri ratusan warga dari sejumlah desa di Kecamatan Ujung Loe.

Setidaknya terdapat beberapa aspirasi masyarakat yang di utarakan pada saat sesi tanya-jawab, diantaranya pengadaan bibit bagi warga yang memiliki tambak di Desa Salemba, bantuan peralatan untuk peningkatan produksi Batu Bata di Padangloang serta keluhan petani terkait harga dan ketersediaan pupuk subsidi.

Pada kesempatan itu, Juandy meminta pada warga yang mengajukan bantuan untuk melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan untuk pengadaan yang diinginkan.

“Harus lengkap administrasi kelompok. Tentunya kita akan komunikasikan ini ke pihak terkait,” kata dia.

Polemik terkait harga dan ketersediaan pupuk bersubsidi, Juandy mengaku bakal melakukan komunikasi intens dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bulukumba untuk mengatasi keluhan para petani di Kecamatan Ujung Loe.