Penulis : Redaksi

SULENGKA.ID, KESEHATAN — Bulu ketiak di area lipatan yang lembap bisanya menyebabkan keringat terjebak, sehingga membuat bakteri berkembang biak, dan pada akhirnya memicu bau badan. Karena alasan tersebut, tidak sedikit orang rutin mencukur bulu ketiaknya. Cukup penting di ketahui cara mencukur bulu ketiak yang benar, supaya tidak menyebabkan infeksi.

Ada banyak cara untuk menghilangkan bulu ketiak. Namun, yang paling sering dilakukan yakni mencukur atau mencabutnya, karena kedua cara ini dianggap praktis dan bisa di lakukan sendiri di rumah.

Di bandingkan dengan mencabut bulu ketiak menggunakan pinset, mencukur bulu ketiak lebih tidak nyeri dan pengerjaannya di anggap lebih cepat. Selain itu, risiko folikel untuk meradang juga tidak sebesar jika bulu ketiak dicabut.

Namun, bulu ketiak yang di cukur dengan alat cukur hanya terpangkas sebagian, yaitu yang berada di atas permukaan kulit, sehingga hal ini menyebabkan bulu ketiak lebih cepat tumbuh kembali.

Bagaimana Tips Mencukur Bulu Ketiak dengan Benar dan Aman?

Mencukur bulu ketiak lebih banyak di pilih oleh kaum Hawa, karena mudah dan tidak sakit. Walau terlihat mudah untuk di lakukan, mencukur bulu ketiak perlu di lakukan dengan benar supaya tidak menyebabkan iritasi, luka, razor burn, bahkan infeksi pada bagian kulit ketiak.

Berikut ini beberapa tips untuk mencukur bulu ketiak dengan benar dan aman:

1. Pilihlah alat cukur yang tepat

Sebelum mencukur bulu ketiak, tentu Anda harus menyiapkan alat cukurnya terlebih dahulu. Pilihlah alat cukur yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan pastikan alat ini dalam keadaan bersih sebelum digunakan.

Selain itu, pastikan juga bahwa alat cukur yang digunakan cukup tajam, ya. Pasalnya, alat cukur yang sudah tumpul bisa menyebabkan iritasi atau justru membuat bulu ketiak jadi tumbuh ke arah dalam. Hal ini tentu bisa menyebabkan munculnya bisul di ketiak.

2. Basuh area ketiak dengan air hangat

Setelah menyiapkan alat cukur, langkah selanjutnya adalah membasuh ketiak Anda dengan air hangat selama sekitar 5–10 menit. Ini bertujuan untuk membuat kulit ketiak sedikit lembap dan bulu ketiak basah sehingga lebih mudah untuk dicukur.

Selain itu, mencukur bulu ketiak dengan kondisi kulit yang kering dapat meningkatkan risiko terjadinya luka dan iritasi di ketiak. Jika menginginkan hasil yang maksimal, Anda juga bisa melakukan pengelupasan (eksfoliasi), misalnya dengan scrub, agar sel-sel kulit mati dan kotoran di area ini bisa terangkat.

3. Gunakan krim cukur

Menggunakan krim cukur (shaving cream) sebelum mencukur bulu ketiak juga bisa membuat area Ketiak lebih lembap dan lebih lembut. Krim ini juga akan memudahkan alat cukur memotong bulu ketiak Anda.

Saat mencukur, tarik kulit ketiak sedikit dan cukur searah dengan tumbuhnya bulu. Hal ini di lakukan untuk menurunkan risiko kulit mengalami iritasi. Jika tidak ada krim cukur, Anda tentu bisa menggunakan sabun atau sampo bayi untuk membuat bulu ketiak lebih mudah di potong.

4. Keringkan kulit ketiak dan oleskan pelembap

Setelah selesai mencukur, sebaiknya bersihkan kulit ketiak dengan air hangat, kemudian bilaslah dengan air dingin. Penggunaan air hangat ini tentunya bertujuan untuk membuka pori-pori kulit ketiak, sedangkan air dingin dapat menutupnya kembali.

Setelah ketiak di bilas, jangan lupa untuk mengeringkan ketiak dengan handuk. Cukup tepuk-tepukkan handuk ke ketiak, jangan di gosok. Oleskan juga pelembap, seperti lidah buaya, pada permukaan kulit ketiak. Hal ini dilakukan agar kulit ketiak tidak kering dan tidak teriritasi.

5. Bersihkan alat cukur dan ganti berkala

Jangan lupa untuk membersihkan alat cukur, mengeringkan, dan menyimpannya di tempat yang cukup aman. Selain itu, ingatlah untuk tidak berbagi penggunaan alat cukur dengan orang lain karena bisa menimbulkan saja masalah kesehatan, misalnya infeksi.

Anda juga harus mengganti alat cukur secara berkala, terutama jika alat cukur sudah tumpul atau berkarat.

Tips Merawat Kulit Ketiak Setelah Dicukur
Mencukur memang cara yang paling mudah untuk menghilangkan bulu ketiak. Selain itu, cara ini bisa dilakukan kapan saja.

Namun, cara mencukur bulu ketiak yang salah justru bisa menimbulkan masalah baru bagi Anda. Salah satunya adalah kulit ketiak menjadi hitam. Kondisi ini bisa menurunkan rasa percaya diri khusunya pada wanita.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan deodoran yang mengandung vitamin B3 atau niacinamide. Bahan ini tentunya dapat bekerja dari dalam lapisan kulit untuk meratakan warna kulit, selain itu juga mampu mencerahkan kulit ketiak yang gelap.

Namun, jangan langsung menggunakan deodoran setelah mencukur, Pasalnya, bisa mengiritasi kulit dan menimbulkan rasa sakit dan perih di ketiak. Agar lebih aman, gunakan deodoran beberapa menit setelah mencukur ketiak Anda.

Itulah cara mencukur bulu ketiak yang benar dan cukup aman. Selain rutin mencukur bulu ketiak, jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan area ketiak agar tidak muncul bau badan.

Bila muncul keluhan di kulit ketiak, seperti ruam, kemerahan, gatal, atau bengkak, sebaiknya periksakan ke dokter supaya mendapatkan penanganan yang lebih tepat.