NEWS, SULENGKA.ID – Hujan berkepanjangan yang melanda Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan sejak Rabu malam (11/6/2025) menyebabkan sejumlah titik dalam kota terendam banjir.

Meski intensitas hujan tidak terlalu tinggi, durasinya yang panjang sejak pukul 23.20 WITA hingga Kamis siang (12/6/2025) pukul 14.10 WITA membuat genangan meluas, terutama di wilayah perkotaan.

Di tengah suasana yang diliputi genangan air, sebuah momen unik sekaligus menghibur menyita perhatian warga.

Sepasang pengantin terjebak banjir di Bulukumba

Sepasang pengantin, lengkap dengan busana adat Bugis-Makassar, terlihat menumpangi sebuah becak melintasi genangan banjir menuju lokasi resepsi pernikahan. Pemandangan tak biasa ini sontak menjadi pusat perhatian dan di abadikan warga dengan kamera ponsel.

Momen tersebut juga direkam oleh salah satu personel Satlantas Polres Bulukumba, Aiptu Usman, yang saat itu tengah bertugas mengatur lalu lintas dan membantu warga yang kesulitan melintasi banjir.

Menurut Usman, pasangan pengantin tersebut adalah Ikhsan, warga Jalan Nangka, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, dan istrinya, Sunarti, yang berasal dari Kabupaten Jeneponto. Mereka tengah menuju lokasi resepsi pernikahan yang di gelar di rumah mempelai pria, di sebuah jalan samping Kantor Pengadilan Negeri Bulukumba.

“Bertepatan ada pesta dan banjir juga di dalam kota. Itu pengantin di antar naik becak ke rumah mempelai pria,” ujar Usman, Kamis (12/6/25).

Dalam video yang beredar, terlihat kedua pengantin tertawa lepas sambil sesekali mengangkat kaki mereka agar tidak terendam air. Banjir setinggi paha orang dewasa tidak menyurutkan langkah mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju pelaminan.

Perjalanan Cinta Menembus Banjir

Aksi romantis dan jenaka itu pun menjadi hiburan tersendiri bagi warga di tengah kondisi cuaca buruk yang melanda kota. Tak sedikit yang menyebut momen tersebut sebagai “perjalanan cinta menembus banjir.”

Hingga Kamis sore, genangan air masih tampak di sejumlah ruas jalan utama di Kota Bulukumba. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari perjalanan yang tidak mendesak, sembari terus memantau perkembangan cuaca. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *