HUKRIM, SULENGKA.ID – Forum Advokasi Masyarakat Sipil (FAMS) Sulawesi Selatan, menduga terjadi praktik melawan hukum di dalam  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Bulukumba.

Atas dugaan tersebut, mereka (FAMS) berencana akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulawesi Selatan. Ditanya soal jadwal, pihaknya belum membeberkan waktu secara pasti.

Aksi itu akan digelar, lantaran, FAMS menduga kuat ada indikasi transaksi dan penggunaan narkoba di dalam lingkungan Lapas Kabupaten Bulukumba.

FAMS menilai, lemahnya sistem pengamanan dan bebasnya akses komunikasi, seperti penggunaan handphone oleh warga binaan. Hal itu menurut FAMS, menjadi celah utama yang dimanfaatkan narapidana di Lapas Bulukumba. Bahkan, FAMS menduga ada keterlibatan oknum pegawai lapas dalam praktik tersebut.

“Aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami dalam menjalankan fungsi kontrol sosial,” kata Jenderal Lapangan FAMS, Herwin, saat dikonfirmasi pada Kamis, 8 Mei 2025.

Herwin menyebutkan, bahwa sebelumnya, pihaknya berencana menggelar aksi langsung di depan Lapas Bulukumba, namun rencana itu batal karena alasan teknis.

“Dan rencananya sekarang teman-teman langsung hantam aksi di Kanwil Kemenkumham Sulsel,” Tegas Herwin.

Lebih lanjut, Herwin mengungkapkan bahwa Lapas Bulukumba sebelumnya sudah pernah dievaluasi oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel terkait persoalan serupa.

“Kalapas yang lama sudah pernah dievaluasi karena dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas. Namun ironisnya, di bawah kepemimpinan kalapas yang baru ini, diduga praktik itu masih tetap terjadi,” Beber Herwin.

FAMS juga menyoroti kurangnya transparansi dari pihak Lapas Bulukumba dibawah nahkoda Akbar Amnur, yang  baru menjabat sebagai Kalapas Bulukumba. Hal itu menguatkan dugaan FAMS, terkait adanya pelanggaran hukum yang terus berlangsung di balik jeruji besi itu.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Akbar Amnur belum memberikan tanggapan resmi.

Namun salah satu pegawai Lapas Bulukumba, Ansyar yang berhasil dihubungi redaksi sulengka.id menanyakan waktu rencana unjuk rasa dari FAMS itu.

“Kapan rencananya (aksi)?,” tanya singkat Ansyar melalui pesan whatsapp. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *