Sosok, Pelitarakyat.id — Dunia usaha merupakan tantangan tersendiri bagi kaum millenial. Beragam cara yang dilakukan untuk pundi-pundi rupiah, salah satunya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.
Salah seorang pegiat usaha, Wulandary mengaku bahwa ia melakoni usaha berjualan ikan dengan memanfaatkan ruang digital.
Lapak dagangannya yang berada di Pasar Sentral Bulukumba membuat ia harus berpikir lebih keras untuk membuat dagangannya laku.
Salah satu hal yang dilakukannya adalah, memanfaatkan akun media sosialnya untuk berjualan online. Tak jarang, ia mengantarkan langsung dagangannya itu hingga ke tangan pelanggan.
Wulandary mengaku bahwa sedari kecil ia telah memiliki bakat untuk berjualan ikan. Karena profesi orang tuanya dulu adalah seorang nelayan.
Namun, ia fokus berjuang berjualan ikan sejak 2020 lalu. “Baru fokus jual ikan waktu tahun 2020, dari pasar ke pasar dan secara online. Alhamdulillah sudah berjalan 3 tahun sekarang,” ungkapnya.
Sebelum tahun 2020, Wulandary pernah mencoba peruntungan lain. Ia merantau ke luar daerah dengan niat memperbaiki ekonomi. Namun, hal itu tidak mengubah signifikan ekonominya.
“Dulu sempat pergi merantau di Kalimantan, di sana saya kerja di salah satu Toko. Namun saya tidak berhasil. Saya pikir, mungkin berdagang jauh lebih baik. Saya punya bakat jualan ikan. Alhamdulillah sampai saat ini sudah ada perubahan yang lebih baik dari sebelumnya,” kata dia.
Saat ditanya pandangannya soal masa muda, ia menjelaskan bahwa jangan gengsi dengan pekerjaan. Apapun itu, kata dia, jika dikerjakan dengan hati ikhlas, sabar menjalani, jalannya halal, pasti ada hasil.
“Jika bisa sukses di usia muda, saat tua nanti hanya tinggal menikmati hasil dari kesuksesan. Akan tetapi, tentu bukan perkara mudah bisa sukses saat masih muda. Saat masih muda, banyak sekali godaan yang datang sehingga membuat seseorang merasa malas. Itulah mengapa, untuk bisa sukses di usia muda diperlukan perjuangan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah,” ungkapnya.
“Yap, disiplin, kerja keras, tekun, berdoa, dan usaha tanpa kenal lelah menjadi modal utama bisa sukses di usia muda. Tak sedikit orang yang harus jatuh bangun dalam proses meraih kesuksesan di usia muda,” tuturnya.
Mumpung masih muda, kata Wulandary, perbanyaklah action, perbanyak omset, amal, prestasi dan relasi. “Sukses itu bukan soal umur, bukan juga soal modal besar atau bahkan pintar di kelas, karena sukses datang dari kerja keras, jaringan pertemanan, motivasi yang kuat, dan sikap yang baik,” kata dia.
Meski usia terbilang masih sangat muda, bukanlah halangan baginya untuk mencapai cita-cita menjadi orang sukses. Yang terpenting menurutnya adalah kemauan, niat, berusaha, mencoba, dan terus bersemangat, niscaya semua akan berada dalam genggaman dengan seizin Tuhan.
Menurutnya, sukses di masa tua itu biasa, tetapi sukses di masa muda baru luar biasa.
“Jangan sia-siakan masa muda hanya dengan bermain games dan lainnya yang menyiakan waktu. Curahkan luapan energi untuk bisnis, prestasi, dan amal. Action selagi muda. Mumpung lagi semangat-semangatnya. Mumpung lagi berani-beraninya. Mumpung ada banyak waktu. Mumpung masih sedikit tanggungan,” kata wanita kelahiran Bulukumba, 9 Januari 2000 itu.
Ia juga menyebutkan bahwa kesuksesan bukan kunci dari kebahagian, namun kebahagian kunci dari kesuksesan. Jika mencintai apa yang anda kerjakan.
“Tidak ada namanya gagal, yang ada hanya sukses atau belajar. Bila tidak sukses, maka itu artinya kita masih harus belajar hingga sukses. Tua ingin sejahtera, maka muda bekerja keraslah. Dan 7 kunci sukses adalah passion, kerja, fokus, motivasi, ide, pengembangan diri, dan melayani customer dengan ramah senyum. Anak muda yang akan sukses tidak akan pernah menyerah sebelum kesuksesan berada di tangannya,” tutup dia.
Biodata:
Nama: Wulandary
Tempat tanggal lahir: Bulukumba, 9 Januari 2000.
Alamat: Jalan Merpati, Kecamatan Ujungbulu Kabupaten Bulukumba.
Kontak: +62 815-2268-8237
Facebook: Inar Paris Sr.
