Akar Kemiskinan
Arsad juga menjelaskan bahwa kemiskinan seringkali berakar dari kurangnya akses terhadap pekerjaan, yang pada akhirnya disebabkan oleh minimnya keterampilan. Oleh karena itu, pelatihan vokasi menjadi solusi strategis untuk memutus rantai tersebut.
“Orang tidak bekerja bukan tanpa sebab. Salah satu penyebab utamanya adalah tidak memiliki skill atau keterampilan yang memadai,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa calon penerima manfaat Baznas perlu dibekali dengan pelatihan yang tepat agar mampu bersaing di dunia kerja. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga dapat bertransformasi menjadi individu yang produktif dan mandiri.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengakses peluang kerja yang lebih luas. BPVP Bantaeng hadir sebagai tempat strategis dalam upaya penanggulangan kemiskinan, melalui peningkatan skill dan akses terhadap pekerjaan,” tutupnya.
Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya dalam mengurangi angka pengangguran, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
