SULENGKA.ID, NEWS — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengajak Jemaah Calon Haji (JCH) asal Bulukumba untuk saling membantu dan menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Pesan tersebut disampaikan Andi Utta saat melepas keberangkatan JCH Bulukumba di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bulukumba, Senin, 11 Mei 2026. Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada Ketua Kloter 39.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf, Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bulukumba Dr. H. Abdul Hakim Bohari, Kepala Kemenag Bulukumba Dr. H. Abdul Rafik, Ketua Baznas Bulukumba H. Kamaruddin, Ketua MUI Bulukumba KH Tjamiruddin, serta Kabag Kesra Setda Bulukumba Hj. Syamiah.
Dalam sambutannya, Andi Utta menekankan pentingnya semangat saling menolong di antara sesama jemaah. Menurutnya, kebersamaan itu mencerminkan nilai budaya masyarakat Bulukumba seperti sipakatau, sipakalebbi, dan mali siparappe, tallang sipahua.
“Tentu perasaan suka cita dan bahagia menyelimuti hati kita semua, karena sebentar lagi cita-cita untuk menunaikan ibadah haji akan terwujud,” ujarnya.
Jaga kondisi fisik
Andi Utta juga meminta para jemaah menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan maksimal.
“Begitupula para jemaah diharapkan jaga kondisi fisik, jaga kesehatan sehingga lebih fokus melaksanakan ritual ibadah haji,” tambahnya.
Ia pun mengingatkan para jemaah agar sementara waktu tidak memikirkan urusan di kampung halaman selama berada di Tanah Suci.
“Untuk sementara, selama proses ibadah haji, tidak perlu memikirkan urusan-urusan di kampung halaman,” sambungnya.
Selain itu, Andi Utta berharap para jemaah memanfaatkan kesempatan berhaji untuk meningkatkan kualitas ibadah dan meraih predikat haji mabrur.
“Saya juga berharap dan menitip agar para jemaah senantiasa mendoakan keselamatan masyarakat Bulukumba dan kesuksesan pembangunan daerah Kabupaten Bulukumba yang tercinta ini,” jelasnya.
“Selamat jalan kepada saudaraku jemaah calon haji sekalian, jagalah diri dan jagalah kebersamaan sehingga pada akhirnya semuanya dapat selamat kembali ke tanah air,” tutupnya.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, hingga berbagai elemen masyarakat dalam pelepasan JCH itu menunjukkan soliditas dan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bulukumba.
Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah, menilai pelepasan jemaah haji bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah terhadap pelayanan ibadah masyarakat.
“DPRD mendukung penuh pelaksanaan ibadah haji ini, terutama dari sisi pelayanan dan kesiapan fasilitas bagi para jemaah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bulukumba, Dr. H. Abdul Hakim Bohari, menjelaskan bahwa pemberangkatan JCH Bulukumba akan dipusatkan di Masjid Agung Bulukumba pada 18 Mei 2026.
“Tahun ini JCH Bulukumba berjumlah 144 orang. Hari ini cuma pelepasan. Insya Allah pemberangkatan pertama nantinya berjumlah 132 orang. Kemudian pemberangkatan kedua berjumlah 12 orang,” kata Hakim Bohari.
Ia juga mengungkapkan kuota jemaah calon haji Bulukumba diperkirakan meningkat pada tahun mendatang berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
“Untuk dua tahun ke depan, kuota jemaah calon haji Bulukumba akan meningkat pesat lagi dibandingkan tahun 2027. Jumlah kuota ini jika berdasarkan Siskohat,” jelasnya.(*)
