Penulis : Hendra Wiranto

MARDESA, SUKENGKA.ID – Aksi pencurian ternak (curnak) di wilayah Desa Benteng Gantarang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, kian meresahkan warga. Dalam sepekan terakhir, sejumlah kambing dan ayam milik warga dilaporkan hilang, dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kejadian terbaru terjadi di Dusun Tonrang Gowa, Desa Benteng Gantarang, pada malam Sabtu, 19 April 2025. Sebanyak lima ekor kambing milik tiga warga raib digondol pencuri dalam satu malam.

Kronologi Kejadian

Salah satu korban, Sudirman, saat dikonfirmasi via telepon pada Kamis (1/5/2025), menjelaskan bahwa kambing-kambing tersebut dikandangkan di rumah kebun masing-masing pemilik yang lokasinya berdekatan.

“Kambing saya satu ekor, saudara saya Heri tiga ekor, dan satu ekor milik Juddin. Semuanya hilang bersamaan malam itu,” ujarnya.

Sudirman mengatakan, para pemilik baru menyadari kehilangan saat hendak memberi makan keesokan paginya. Saat tiba di kandang, mereka mendapati kandang-kandang sudah kosong.

Warga menduga kuat ini merupakan aksi pencurian terencana. Pasalnya, ditemukan jejak kaki manusia dan hewan yang mengarah ke aliran sungai di sekitar lokasi kejadian.

“Perkiraan kerugian sekitar Rp10 juta. Satu ekor kambing harganya sekitar dua juta rupiah, bahkan tiga di antaranya sedang bunting,” tambah Sudirman.

Mirisnya, dua hari setelah kejadian tersebut, warga kembali digegerkan oleh percobaan pencurian ternak di lokasi berbeda, kali ini, tak jauh dari permukiman. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan warga, meski kambing yang jadi sasaran sudah dalam kondisi terikat di luar kandang.

Namun aksi para pelaku tak berhenti sampai di situ. Malam berikutnya, terduga pencuri kembali beraksi. Kali ini, meskipun gagal mencuri kambing, mereka berhasil membawa kabur ayam ternak milik warga.

“Dua malam kemudian setelah pencurian 5 ekor kambing adalagi percobaan pencurian, namun sempat digagalkan oleh saudara Ical. Tapi besoknya mereka datang lagi, gagal ambil kambing tapi sempat bawa lari ayam,” jelas Sudirman.

Kepala Desa Benteng Gantarang Akan Gelar Rapat koordinasi

Menyikapi situasi ini, Pemerintah Desa Benteng Gantarang mengaku tidak tinggal diam. Kepala Desa, Asbar, menyatakan akan segera menggelar rapat koordinasi bersama aparat keamanan dan perangkat desa.

“Kami akan panggil semua kepala dusun, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk duduk bersama merumuskan langkah-langkah strategis guna menjaga ketertiban dan keamanan warga,” tegas Asbar.

Ia berharap dengan keterlibatan semua elemen, aksi pencurian yang meresahkan ini bisa dihentikan dan pelakunya segera ditangkap. (*)