Penulis : Redaksi

Politik, Pelitarakyat.id —  Hari Parlemen Nasional yang diperingati pada 16 Oktober merupakan penanda pentingnya sebuah lembaga perwakilan untuk menampung sebagian besar aspirasi masyarakat di Indonesia. 

Parlemen Indonesia yang dikenal dengan sebutan Dewan Perwakilan Rakyat, harus memiliki langkah nyata dan bukti bahwa anggota DPR menjalankan fungsinya sebagai legislator, pengawas pemerintah dan menyusun anggaran negara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bacaleg Partai Nasdem Sulawesi Selatan Dapil V Sinjai Bulukumba, Isei Audrey Natanti. 

Perempuan yang akrab di sapa Isei ini menganggap bahwa hari Parlemen Nasional merupakan refleksi keterwakilan perempuan di Parlemen. 

“Rendahnya angka keterwakilan perempuan di parlemen sedikit banyak berpengaruh terhadap isu kebijakan, terkait kesetaraan gender dan belum mampu merespon masalah utama yang dihadapi oleh perempuan,” ungkap dia. 

Ia menyebutkan bahwa, saat ini partisipasi perempuan Indonesia masih di bawah 30 persen. Pentingnya peningkatan partisipasi perempuan supaya pengambilan keputusan politik yang lebih akomodatif dan substansial.

“Selain itu, menguatkan demokrasi yang senantiasa memberikan gagasan terkait perundang-undangan pro perempuan dan anak di ruang publik,” tutup dia.