SULENGKA.ID, BULUKUMBA – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malang, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama sekaligus mempelajari berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat yang telah diterapkan di daerah tersebut.

Rombongan yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, diterima Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, di Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Senin (3/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang bertukar pengalaman mengenai berbagai program unggulan, mulai dari percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan keluarga, penguatan usaha mikro, hingga pemberdayaan perempuan melalui gerakan PKK.

Dalam sambutannya, Andi Herfida Muchtar mengatakan bahwa studi tiru bukan sekadar melihat keberhasilan daerah lain, tetapi menjadi kesempatan untuk saling berbagi inovasi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Menurutnya, Bulukumba ingin mempelajari berbagai terobosan yang berhasil dikembangkan Kabupaten Malang. Di sisi lain, ia meyakini Bulukumba juga memiliki sejumlah program yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain.

Ia berharap hubungan kedua daerah tidak berhenti pada kunjungan tersebut, melainkan berlanjut dalam bentuk kolaborasi dan saling mengunjungi untuk memperkuat sinergi antardaerah.

Andi Herfida menegaskan keberhasilan program PKK sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Sinergi bersama organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan berbagai program pembangunan keluarga.

Pada kesempatan itu, ia memaparkan salah satu capaian Kabupaten Bulukumba dalam menurunkan prevalensi stunting sebesar 8,5 persen dalam dua tahun terakhir. Capaian tersebut didukung keberadaan 131 Rumah Gizi yang secara aktif memberikan makanan tambahan bergizi sekaligus memantau langsung konsumsi anak sasaran.

Selain memaparkan keberhasilan penanganan stunting, Ketua TP PKK Bulukumba juga memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari destinasi wisata Pantai Tanjung Bira, Pulau Liukang Loe, kawasan adat Kajang, hingga produk tenun khas Bulukumba yang terus dikembangkan melalui Dekranasda.

Ia turut memperkenalkan program GEMOI (Gerakan Menanam Lombok, Nikmati Hasilnya) sebagai salah satu inovasi ketahanan pangan yang mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai sekaligus membantu pengendalian inflasi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia memperkenalkan sejumlah program unggulan Kabupaten Malang, seperti Kebun B2SA, Kebun Gizi, digitalisasi administrasi melalui E-PKK, hingga pemberdayaan UMKM melalui Dekranasda dan program GELARI PELANGI.

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Bulukumba dalam pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan ketahanan pangan, percepatan penurunan stunting, hingga pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Usai sesi diskusi, rombongan TP PKK Bulukumba meninjau berbagai program unggulan Desa Bunutwetan, termasuk kebun pangan keluarga, sentra UMKM binaan PKK, dan sejumlah produk ekonomi kreatif yang menjadi contoh praktik baik dalam pemberdayaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *