Menurutnya, penugasan itu bertujuan mempercepat proses konsolidasi partai di Sulawesi Selatan, mulai dari pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), menjaga kekompakan pengurus DPD PAN di seluruh kabupaten/kota, hingga pelaksanaan Musyawarah Cabang di seluruh kecamatan.
“Penugasan ini bertujuan agar proses konsolidasi partai berjalan lebih cepat, termasuk pelaksanaan Rakerda, menjaga kekompakan pengurus DPD di seluruh kabupaten/kota, serta menyelenggarakan Musyawarah Cabang di seluruh kecamatan,” ujar Viva Yoga dalam rilis yang beredar, Kamis (7/5).
Selain memperkuat konsolidasi organisasi, Ashabul Kahfi juga diminta segera membentuk jaringan relawan hingga tingkat desa dan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat basis sosial PAN menghadapi agenda politik ke depan.
DPP PAN juga menekankan pentingnya implementasi program “PAN Bantu Rakyat” yang menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan hingga keagamaan. Program itu diharapkan mampu memperkuat kehadiran PAN di tengah masyarakat.
Sementara itu, penarikan Sitti Husniah Talenrang ke tingkat pusat disebut sebagai bagian dari strategi memperkuat komposisi kader PAN di level nasional. Ia akan mengemban tugas sebagai pengurus harian DPP PAN.
DPP PAN turut meminta Ashabul Kahfi untuk secara berkala melaporkan perkembangan konsolidasi organisasi dan pelaksanaan program partai di Sulawesi Selatan.
“Kepada seluruh pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel, kami meminta untuk mentaati keputusan ini dan segera fokus pada konsolidasi organisasi, agar PAN memiliki basis sosial yang kuat dan benar-benar hadir membawa manfaat bagi masyarakat,” tegas Viva Yoga.
Dengan perubahan struktur tersebut, PAN menargetkan penguatan organisasi dan program partai di Sulawesi Selatan dapat berjalan lebih optimal dan terukur dalam waktu dekat. **
